Jakarta, BusinessNews Indonesia—Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) mengumumkan hasil kinerja penjualan sepanjang periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2017. Perseroan berhasil meraih pendapatan penjualan (marketing sales) sebesar Rp3 triliun atau setara dengan 131 persen dari target perolehan marketing sales tahun 2017 sebesar Rp2,3 triliun.
Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, Archied Noto Pradono, dalam keterangan pers yang diterima semalam oleh Majalah BusinessNews Indonesia, menjelaskan bahwa melonjaknya nilai pendapatan penjualan secara signifikan terutama didorong oleh kesuksesan perseroan meluncurkan proyek baru Fifty Seven Promenade, Jakarta.
Proyek pengembangan mixed use and high rise terpadu ini menorehkan penjualan sebesar Rp1,5 triliun, atau memberikan kontribusi sebesar 51 persen dari total marketing sales perseroan.
“Nilai marketing sales melonjak sebesar 115 persen dibandingkan perolehan pada periode yang sama tahun 2016 yang jumlahnya sebesar Rp1,4 triliun,” ungkap Archied lebih lanjut.
Ditinjau berdasarkan segmen pengembangannya, kontribusi marketing sales terbesar berasal dari pengembangan mixed-use dan high rise senilai Rp1,85 triliun, atau 61 persen dari keseluruhan.
Penjualan dari segmen kawasan industri juga tercatat sebagai kontributor marketing sales terbesar berikutnya yang mencapai Rp531 miliar atau 18 persen.
Segmen pengembangan kawasan perumahan tercatat memberikan kontribusi marketing sales sebesar Rp343 miliar, atau 11 persen dari keseluruhan.
“Segmen properti investasi yang merupakan sumber pendapatan berulang (recurring income), hingga akhir 30 September 2017 memberikan kontribusi sebesar Rp294 miliar, atau 10 persen dari keseluruhan,” kata Archied.
