TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

2028, Andaman akan Berproduksi

Albarsyah
2 July 2025 | 12:47
rubrik: Business Info
Lebaran, Ada Posko Nasional Sektor ESDM

Jakarta, TopBusiness – Eksplorasi migas di kawasan Laut Andaman yang dilakukan oleh Mubadala Energy berhasil menemukan cadangan gas sebesar 14 triliun kaki kubik (TCF). Temuan ini telah memasuki tahap pengembangan dan ditargetkan mulai diproduksi serta dipasarkan pada akhir 2028.

Kepala Bidang Migas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Dian Budi Dharma, menjelaskan bahwa perusahaan saat ini tengah memproses rencana pengembangan (Plan of Development/POD) untuk mendapatkan persetujuan pemerintah. “Eksplorasi sudah selesai dan kondisinya dinilai ekonomis untuk dikembangkan. Rencananya pada bulan Juli ini POD akan disetujui sehingga pengembangan lapangan dapat segera dimulai,” kata Dian

Cadangan Gas Baru Kembali Ditemukan di Aceh Dian menyebut total potensi migas di wilayah Andaman diperkirakan mencapai 24 TCF, namun yang telah terkonfirmasi saat ini sebesar 14 TCF.

Ia menegaskan, lapangan dengan cadangan di atas 3 TCF sudah dikategorikan sebagai lapangan raksasa atau giant field.  “Sebagai perbandingan, cadangan Arun mencapai sekitar 16 TCF. Saat itu, Arun menjadi salah satu panggung migas terbesar dunia. Sekarang, Andaman berpotensi menyamai skala tersebut,” ujarnya.

Sejumlah lapangan yang sudah teridentifikasi di area ini antara lain Lapangan Tengkulo dan Layara.

Dian juga menyinggung potensi migas di empat pulau wilayah Aceh Singkil yang termasuk Cekungan Simeulue. Namun, menurutnya, potensi itu belum dapat dibuktikan sebelum dilakukan pengeboran eksplorasi.

keberhasilan pengeboran eksplorasi umumnya 1 banding 5. Artinya, dari lima sumur yang dibor, hanya satu yang biasanya menghasilkan hidrokarbon,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Aceh, Taufik, berharap pengembangan migas Laut Andaman dapat berdampak positif terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Aceh. “Saya berharap investasi ini tidak hanya berdampak pada penerimaan daerah, tapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat Aceh,” ungkap Taufik.

BACA JUGA:   Pemerintah Mau Libatkan Perusahaan Migas di Sumur Minyak Kelolaan Rakyat
Tags: kementerian esdm
Previous Post

Relaksasi Aturan Impor Baru Dirasakan Industri Dua Bulan Mendatang

Next Post

Pertamina Dukung Pemerintah Akselerasi Target Lifting Migas 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR