Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG Jumat lalu ditutup turun 0.19%, disertai dengan net sell asing ~239 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah ANTM, BBRI, BBCA, TLKM dan UNVR.
Menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, laju IHSG berpotensi bergerak sideways di range 6830-6950 seiring dengan menunggu kepastian tarif Presiden Trump untuk Indonesia.
“Dengan kondisi tersebut, maka laju Support IHSG diproyeksi di rentang 6780-6830 dan level Resist IHSG diperkirakan di kisaran 6950-7000,” ungkap Fanny dalam risetnya, Senin (7/7/2025).
Global Overnight Review
Menjelang Libur, Wall Street Mencatatkan Rally. Indeks utama Wall Street melesat pada perdagangan Kamis (3/7). Kenaikan tersebut seiring rilis data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,77%, S&P 500 menguat 0,83% dan Nasdaq Composite melesat 1,02%.
Kenaikan tersebut terjadi setelah laporan nonfarm payrolls (NFP) menunjukkan adanya tambahan 147 ribu lapangan kerja pada Juni, melampaui ekspektasi sebesar 110 ribu. Sementara, tingkat pengangguran turun ke 4,1%, di bawah ekspektasi naik ke 4,3%.
Laporan ketenagakerjaan yang kuat ini menyebabkan kenaikan imbal hasil obligasi AS dan mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.
Di sisi emiten, saham Tripadvisor melesat 16,7% setelah Wall Street Journal melaporkan investor aktivis Starboard Value telah membangun saham lebih dari 9% di perusahaan perjalanan daring tersebut.
Saham Datadog juga naik 14,9% setelah perusahaan keamanan cloud tersebut ditetapkan untuk menggantikan Juniper Networks di S&P 500.
Di sisi lain, perdagangan Kamis ditutup lebih awal pukul 13.00 waktu New York karena libur Hari Kemerdekaan AS pada Jumat (4/7).
Bursa Asia Bervariasi pada Jumat (4/7). Bursa Asia bervariasi dengan cenderung menguat pada perdagangan Jumat pekan lalu (4/7).
Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,06%, indeks Topix turun 0,04%, indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,64%, indeks Taiex Taiwan turun 0,73%, Shanghai Composite naik 0,32%, indeks Kospi Korea Selatan menurun 1,99% dan indeks ASX 200 Australia menguat 0,08%. Sementara itu, FTSE Straits Times melemah 0,15% dan FTSE Malay KLCI menguat 0,08%.
Sebagian besar pasar Asia-Pasifik menguat pada hari Jumat, mengikuti kenaikan di Wall Street setelah laporan pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan. Hal tersebut berhasil meredakan kekhawatiran investor akan perlambatan ekonomi AS. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)
Trading Idea hari ini: BKSL, TOBA, BMRI, AMMN, MDKA, dan RAJA
–BKSL Buy on Weakness dengan area beli di 128-131, cutloss di bawah 126. Target dekat di 135-137.
–TOBA Spec Buy dengan area beli di 810-820, cutloss di bawah 800. Target dekat di 835-855.
–BMRI Spec Buy dengan area beli di 4680-4730, cutloss di bawah 4600. Target dekat di 4800-4870.
–AMMN Spec Buy dengan area beli di 8425-8500, cutloss di bawah 8250. Target dekat di 8625-8800.
–MDKA Spec Buy dengan area beli di 2020-2070, cutloss di bawah 2000. Target dekat di 2100-2170.
–RAJA Spec Buy dengan area beli di 2220-2290, cutloss di bawah 2200. Target dekat di 2350-2370.
