Jakarta, TopBusiness—Indo Premier Sekuritas (Ipot) memberikan rekomendasi saham untuk pekan ini. Berbicara tentang potensi market pekan ini 21-25 Juli 2025, analis saham dari Ipot, Indri Liftiany Travelin Yunus, merekomendasikan para trader untuk mencermati sejumlah sentimen kunci dari global dan domestik.
Dalam analisis terbaru yang diterima redaksi Majalah TopBusiness pagi ini, ia mengatakan bahwa sentimen itu yakni Fed Chair Powell Speech yang akan dinanti untuk mendapatkan gambaran mengenai prospek suku bunga kedepannya.
“Para pelaku pasar akan mencari tahu pertimbangan apa saja yang akan dibawa pada FOMC Meeting berikutnya mengenai prospek arah suku bunga,” kata dia dalam riset yang dikirim oleh Manajer Komunikasi Ipot, Johanes Sutanto.
Selanjutnya sentimen S&P Global Manufacturing PMI Flash Amerika Serikat bulan Juli yang diprediksi melemah 0,5 poin dari level 52,9 ke level 52,4.
Sementara itu dari domestik, para pelaku pasar menanti hasil kinerja emiten di Q2 dan/atau semester I yang berpotensi menjadi sentimen bagi harga saham emiten tersebut.
Merespons dinamika pasar yang didorong sentimen laporan keuangan sejumlah emiten di semester 1, Indri merekomendasikan saham ini.
- Buy MDKA (Current Price: 2.420, Entry: 2.420, Target Price: 2.700 (11,57%), Stop Loss: 2.300 (-4,96%) dan Risk to Reward Ratio 1:2,3). MDKA berhasil breakout garis resistance-nya di level 2300, candlestick ditutup membentuk marubozu dan bertahan diatas garis EMA 5 dan stochastic oscillator masih membuka peluang bagi MDKA untuk melanjutkan penguatannya.
- Buy EMTK (Current Price: 580, Entry: 580, Target Price: 620 (6,90%), Stop Loss: 560 (-3,45%), Risk to Reward Ratio: 1:2,0). EMTK tercatat mengalami penguatan lebih dari 18% dalam sepekan dan terjadi volume spike pada perdagangan akhir pekan lalu pada EMTK serta tercatat dalam sepekan terakhir asing mengoleksi saham EMTK secara rutin.
- Buy ISAT (Current Price: 2.350, Entry: 2.350, Target Price: 2.560 (8,94%), Stop Loss: 2.250 (-4,26%) dan Risk to Reward Ratio 1:2,1). ISAT telah berhasil keluar dari area konsolidasi panjangnya dan menyentuh level resistance baru. Selain itu, terlihat telah terjadi volume spike dan kenaikan harga secara signifikan pada 2 hari perdagangan terakhir. Stochastic oscillator ISAT masih menunjukkan adanya potensi penguatan yang berlanjut di ISAT.
4.Buy Reksa Dana Saham Premier ETF SMInfra18 (XISI). Bank Indonesia yang memutuskan untuk memangkas tingkat suku bunga acuan menjadi sentimen positif bagi sektor infrastruktur sebab dengan turunnya tingkat suku bunga acuan akan membuat beban bunga atas pinjaman perusahaan berkurang dan berpotensi mempertebal margin perusahaan.
