TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Reasuransi Global Ogah Buka Kantor di Indonesia

Albarsyah
22 July 2025 | 16:14
rubrik: Finance
Fuse Bangun Ekosistem Asuransi Digital

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Kepala Eksekutif Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun merangkap Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJk), Ogi Prastomiyono mengungkap bahwa pihaknya akan terus mendorong perusahaan reasuransi global untuk memiliki kantor di Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat industri perasuransian secara menyeluruh dan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri. “Kita coba mengajak reasuransi global untuk punya kantor di Indonesia,”kata Ogi dalam Insurance Forum “Strategi Menghadapi Lonjakan Klaim Asuransi Nasional”, beberaoa waktu lalu.

Menurut Ogi, aturan terkait pendirian kantor di Indonesia sendiri saat ini adalah dengan membentuk perusahaan patungan atau Joint Venture (JV) dengan ketentuan kepemilikan mayoritas 80%.

Hal tersebut dianggap perusahaan reasuransi global kurang menarik, sehingga banyak perusahaan reasuransi yang lebih memilih bikin kantor di Singapura dan Malaysia. “Jadi bagi perusahaan global reasuransi itu mereka dapatkan kemudahan dari negara lain untuk bentuk kantor cabang di negara lain. Bahkan beberapa negara itu hanya dalam bentuk cabang. Kalau punya kepemilikan lebih besar dari 80% itu mungkin lebih menarik,” jelasnya.

Melihat hal itu, OJK pun kata Ogi akan terus berkordinasi dan melakukan pembicaraan kepada kementerian terkait agar perusahaan reasuransi tertarik buka kantor di Indonesia.

Selain itu, OJK juga berharap ekonomi Indonesia ke depan bisa terus membaik. Karena dengan populasi nomor empat terbesar di dunia, perusahaan reasuransi di Indonesia bisa jadi hub untuk project di asia pasifik.
“Ini kita sedang bicarakan ke kementerian terkait. Sehingga, risiko reasuransi tidak keluar semua,” jelasnya.

BACA JUGA:   Perbankan Diminta Tidak Perang Suku Bunga Guna Raup Dana Repatriasi
Tags: reasuransi
Previous Post

OJK Terbitkan Aturan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sektor Aset Kripto

Next Post

IHSG Terkena Koreksi di Sesi Penutupan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR