Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan bergerak sideways.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (25/07/2025) akhir pekan ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways Hari Ini.
Saham-saham AS ditutup bervariasi pada hari Kamis (24/7). Dow -0,70%, S&P 500 +0,07%, Nasdaq +0,18%. Pasar AS sebagian besar ditutup lebih tinggi berkat kinerja keuangan perusahaan teknologi yang solid, dipimpin oleh kinerja Alphabet (GOOG) yang kuat.
Pasar komoditas ditutup menguat pada Kamis (24/7). Minyak WTI +1,05% ke USD 66,2/barel, minyak Brent +0,98% ke USD 69,2/barel, batu bara +0,71% ke USD 113,1/ton, CPO +0,35% ke MYR 4.330, dan emas -0,55% ke USD 3.368,7/oz.
Pasar Asia ditutup menguat pada Kamis (24/7). Kospi +0,21%, Hang Seng +0,51%, Nikkei +1,59%, dan Shanghai +0,70%.
IHSG naik 0,83% ke level 7.530,9, dengan net buy asing sebesar Rp176,7 miliar; net buy Rp320,8 miliar di pasar reguler, dan net sell Rp144,1 miliar di pasar negosiasi. Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh BBRI (Rp304,6 miliar), diikuti oleh ASII (Rp121,1 miliar), dan ANTM (Rp101,1 miliar). Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh BBCA (Rp437,4 miliar), diikuti oleh TOBA (Rp43,8 miliar), dan AADI (Rp42,2 miliar). Saham-saham dengan pergerakan tertinggi adalah SMMA, BBRI, dan BMRI, sementara saham-saham dengan pergerakan tertinggal adalah BREN, AMRT, dan GOTO.
Kospi dibuka menguat pagi ini (+0,11%), sementara Nikkei melemah 0,31%. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini, mengingat sentimen yang beragam dari pasar global dan regional,” demikian tertulis di website.
