TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Vale Mulai Bangun Fasilitas Pendukung Smelter Nikel di Pomalaa

Albarsyah
1 August 2025 | 15:25
rubrik: Capital Market
Divestasi Tuntas, PT Vale Indonesia Siap Jadi Produsen Nikel Berkelas Dunia

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Vale Indonesia Tbk resmi memulai pembangunan infrastruktur penunjang untuk Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Pembangunan ini guna memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok energi global berbasis kendaraan listrik (EV).

Pembangunan proyek ini bekerja sama dengan PT Leighton Contractors Indonesia (LCI) dengan target pengerjaan rampung dalam waktu 26 bulan atau hingga 31 Oktober 2026.

Head of Pomalaa Project PT Vale Mohammad Rifai mengatakan pembangunan infrastruktur ini mencakup Workshop, Office Area, Operational Camp, Main Entrance, serta fasilitas pendukung lainnya, termasuk Operation Building, Maintenance Building, Residence, dan Support Building.

Adapun hingga Juli 2025, progres fisik secara keseluruhan proyek IGP Pomalaa telah mencapai 31 persen, termasuk tahap awal konstruksi pabrik HPAL yang menggandeng Huayou, perusahaan global terkemuka di bidang pengolahan nikel laterit.

Rifai mengatakan, Blok Pomalaa menyimpan potensi besar dari jenis bijih limonite yang sebelumnya kurang dimanfaatkan. Melalui teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL), PT Vale membuka peluang baru untuk menjadikan limonite sebagai sumber daya strategis bagi bahan baku baterai kendaraan listrik.

“Proyek ini menjadi simbol bahwa limonite Kolaka bisa menjadi sumber kesejahteraan, bukan limbah. Dan kami tidak bisa melakukannya sendiri, namun melalui kolaborasi dengan mitra seperti LCI membuat kami optimistis bahwa proyek ini akan membangun warisan untuk generasi mendatang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (31/7/2025).

President Director LCI, Simon Burley mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk selalu mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama dalam pembangunan proyek tersebut.

“PT LCI merasa terhormat dapat berkontribusi dalam proyek strategis nasional ini. Dengan teknologi konstruksi yang cepat, efisien, dan standar internasional, kami menjunjung tinggi keselamatan sebagai prioritas utama,” ujarnya.

Sementara itu, Second Secretary Economic Trade and Investment Kedutaan Besar Australia, Julia DeLorenzo, menegaskan pentingnya investasi jangka panjang Australia di Indonesia, terutama di luar Pulau Jawa.

“CIMIC Group (induk LCI) telah hadir lebih dari 50 tahun di Indonesia. Kolaborasi ini mencerminkan masa depan kerja sama bilateral yang semakin kuat dan inklusif,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Ini Alasan Sumitomo Mundur dari Proyek Smelter Nikel INCO
Tags: PT Vale Indonesia Tbk
Previous Post

China Tanam Modal Awal Rp 1,6 T untuk Bangun Pabrik

Next Post

Berikut, Lokasi Rumah di Bawah Rp1 Miliar Jakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR