Jakarta, BusinessNews Indonesia–Dalam sepekan kemarin terdapat empat kegiatan pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan demikian, hingga awal November ini total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sepanjang tahun 2017 adalah 80 emisi dari 54 emiten senilai Rp123,56 triliun.
Adapun keempat kegiatan pencatatan tersebut dicatatkan di hari yang sama pada Jumat (3/11/2017). Demikian keterangan resmi yang disampaikan BEI kepada Majalah BusinessNews Indonesia.
Obligasi pertama yang dicatatkan yaitu Obligasi Berkelanjutan III Astra Sedaya Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap IV Tahun 2017 dengan nilai emisi Rp1,8 triliun.
Sementara obligasi kedua yakni Obligasi Berkelanjutan II Bank CIMB Niaga Tahap III Tahun 2017 yang dicatatkan dengan nilai emisi Rp2 triliun.
Sedangkan surat utang korporasi ketiga dan keempat yang dicatatkan adalah Obligasi Berkelanjutan II PLN Tahap II Tahun 2017 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II PLN Tahap II Tahun 2017 yang diterbitkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dengan nilai emisi masing-masing Rp2,54 triliun dan Rp694,5 miliar.
Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 345 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp371,59 triliun dan USD47,5 juta yang diterbitkan oleh 111 emiten.
Selain itu, sebanyak 93 seri Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI dengan nilai nominal Rp2.094,47 triliun dan USD200 juta serta 10 emisi Efek Beragun Aset (EBA) senilai Rp8,54 triliun.
