Jakarta, TopBusiness – Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terintegrasi dalam ekosistem kewirausahaan yang inovatif dan berdaya saing terus didorong melalui berbagai program pemerintah.
Dalam upaya ini, UMKM memainkan peran aktif dan strategis dalam menciptakan lapangan kerja produktif, mendukung transformasi industri nasional, serta mewujudkan kedaulatan pangan dan energi.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Kementerian BUMN menyelenggarakan kembali PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025 yang akan digelar di Pakuwon Mall Surabaya, sebagai bagian dari bentuk komitmen dalam memperkuat peran UMKM di tingkat nasional.
Peresmian pembukaan dilakukan secara simbolis oleh Aminuddin Ma’ruf – Wakil Menteri BUMN dan Loto Srinaita Ginting – Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN didampingi oleh Hery Murahmanta – SPV Procurement PT Pertamina (Persero), Kuncoro Wastuwibowo – VP Synergy PT Telkom Indonesia Tbk, Hendra Wahyudi – Regional CEO VIII/Jawa
3 Bank Mandiri, Destry Anna Sari – Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional, Nita Anastuty – Kepala Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau Bank Indonesia, dan Jimmy Karisma – CEO PaDi UMKM.
Dalam sambutan pembukaan, Aminuddin Ma’ruf menyampaikan bahwa kegiatan PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025 menjadi wadah strategis untuk memperluas jaringan dalam upaya mendukung UMKM Go Digital dan Go Global. Kementerian BUMN memiliki salah satu fokus utama yaitu penguatan UMKM. Penguatan untuk UMKM dilakukan melalui berbagai aspek seperti platform PaDi UMKM, akses pembiayaan, dan pelatihan dan pendampingan untuk mendorong UMKM lebih maju.
Diharapkannya, UMKM ke depan dapat masuk ke dalam pengadaan pemerintah dan rantai pasok BUMN, melakukan substitusi terhadap produk impor, bahkan menembus pasar global, yang pada akhirnya dapat berkontribusi lebih signifikan terhadap perekonomian Indonesia.
Di tengah dinamika ekonomi nasional, regional dan global yang penuh tantangan, UMKM menjadi agen penting dalam penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, dan pemerataan pembangunan ekonomi daerah. Di berbagai wilayah Indonesia, Kementerian BUMN mendukung pemberdayaan UMKM dalam pemanfaatan teknologi digital melalui platform e-commerce Pasar Digital (PaDi) UMKM yaitu padiumkm.id untuk memperluas jangkauan pasar secara daring yang mendukung pertumbuhan UMKM secara inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai visi “Bersama Menuju Indonesia Emas 2045”, khususnya dalam memperkuat kemandirian bangsa melalui pengembangan kewirausahaan, pemerataan pembangunan UMKM, serta penciptaan lapangan kerja produktif.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, pemberdayaan UMKM diharapkan mampu menjadi kekuatan utama dalam mendorong ekonomi yang tangguh dan berdaya saing global. Dukungan ini dibuktikan oleh Kementerian BUMN bersama stakeholder yaitu Pertamina, Telkom Indonesia dan Bank Mandiri melalui penyelenggaraan PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025.
Kegiatan yang mempromosikan berbagai ragam produk unggulan hampir dari 600 UMKM yang mengangkat tema “Pakai Lokal, Biar Global”. Kegiatan PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025 akan menjadi ajang kumpulnya para pelaku UMKM. Tidak hanya itu, masyarakat turut dapat menikmati berbagai program yang dapat dilakukan di PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference seperti workshop UMKM, kegiatan kreatif, hingga lomba dan aktivitas edukatif. Kegiatan ini akan diselenggarakan secara luring (offline) di Atrium Pakuwon Mall Surabaya tanggal 31 Juli 2025 hingga 3 Agustus 2025.
PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025 menjadi ruang strategis untuk membangun kemitraan antara UMKM dengan grup BUMN, lembaga mitra, dan komunitas pelaku usaha melalui kegiatan business matching dan jejaring bisnis. Selain itu para peserta dan pengunjung berkesempatan meningkatkan literasi, pengetahuan, keterampilan manajerial, dan wawasan kewirausahaan melalui sesi konferensi, pelatihan tematik, serta diskusi bersama para ahli dan komunitas yang digelar secara paralel dengan kegiatan pameran di Mall Pakuwon Surabaya.
PaDi UMKM terus dikembangkan menjadi platform pengadaan kelas enterprise yang dapat dioptimalkan penggunaannya oleh Pemerintah, BUMN, dan industri nasional dengan pengadaan yang memihak pada industri nasional terutama UMKM. PaDi UMKM mengembangkan beberapa fitur baru, yang dapat memberikan kemudahan pembiayaan bagi UMKM melalui Invoice Financing, mempermudah pengadaan melalui Tender Kilat, pelatihan UMKM serta mendukung transparansi dan efisiensi.
