Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Senin (11/08/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Jumat (8/8). Dow +0,47%, S&P 500 +0,78%, Nasdaq +0,98%. Pasar AS ditutup naik di tengah kepercayaan investor atas musim pelaporan laporan keuangan yang solid.
Pasar komoditas mayoritas bergerak naik Jumat kemarin (8/8). Harga minyak WTI +0,00% ke level USD 63,88/bbl, harga minyak Brent +0,24% ke level USD 66,59/bbl, harga batubara -0,65% di level USD 114,3/ton, dan CPO +0,31% ke level MYR 4.254. Harga emas terpantau menguat 0,02% ke level USD 3.398/oz.
Bursa Asia ditutup mayoritas melemah Jumat kemarin (8/8). Kospi -0,55%, Hang Seng -0,89, Nikkei +1,85% dan Shanghai -0,12%.
IHSG ditutup menguat 0,58% ke level 7.533,4. Investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 233,3 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan keseluruhan net sell Rp 511,2 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 402,6 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 108,6 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh CUAN (Rp 251,1 miliar), DSSA (Rp 122,4 miliar), dan WIFI (Rp 88,2 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh AMMN (Rp 78,5 miliar), AADI (Rp 73,5 miliar), dan BBCA (Rp 70,2 miliar). Top leading movers emiten DSSA, BREN, SMMA, sementara top lagging movers emiten DCII, TPIA, ENRG.
Pagi ini, Kospi tercatat menguat 0,35%, sementara Nikkei tidak diperdagangkan hari ini. “Kami memperkirakan IHSG bergerak menguat, didorong sentimen positif pasar AS,” demikian tertulis di website.
