TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pelaku Industri dari 11 Negara Ikuti Indo Leather & Footwear Expo 2025

Nurdian Akhmad
14 August 2025 | 16:54
rubrik: Business Info
Pelaku Industri dari 11 Negara Ikuti Indo Leather & Footwear Expo 2025

Jakarta, TopBusiness – Indo Leather & Footwear (ILF) Expo 2025, yang memasuki tahun ke-18, kembali hadir sebagai pameran internasional sekaligus ajang strategis bagi industri kulit dan alas kaki. Digelar pada 14–16 Agustus 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, perhelatan ini berlangsung bersamaan dengan Indo Garment Textile (IGT) Expo 2025.

Pameran ini menghadirkan lebih dari 280 peserta termasuk 70 UMKM, serta melibatkan pelaku industri dari 11 negara mulai dari China, Hong Kong, India, Indonesia, Italia, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Swiss, Taiwan, hingga Vietnam. Dengan target 15.000 pengunjung dari dalam dan luar negeri, ajang ini siap menjadi magnet bisnis yang mempertemukan pelaku industri lintas negara.

Kedua pameran bergengsi ini dirancang sebagai panggung inovasi yang menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari mesin jahit modern, mesin cetak sepatu, dan mesin pengolahan bahan baku, hingga fabric premium, tekstil berkualitas, sol sepatu, aksesori fashion, sneakers, boots, flat shoes, sandal, serta kulit eksotik untuk fashion, furnitur, dan garment.

Tidak hanya itu, pengunjung juga disuguhkan teknologi manufaktur terkini yang menginspirasi dan membuka peluang kolaborasi lintas sektor dalam satu arena bisnis yang dinamis.

Acara ini diresmikan oleh Menteri Perindustrian yang diwakili Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Kemampuan Industri Dalam Negeri, Adie Rochmanto Pandiangan, bersama Deputi Bidang Wisata Kementerian Pariwisata, Drs. Vinsensius Jemadu.

Dalam sambutan pembukaan, Daud D. Salim, CEO Krista Exhibitions, menegaskan, Indo Leather dan Footwear (ILF) dan Indo Garment Textile (IGT) Expo 2025 hadir sebagai wadah yang menyatukan ide kreatif, kemajuan teknologi, dan potensi kerja sama bisnis untuk menciptakan peluang baru bagi pertumbuhan industri.

“Di sinilah para pelaku industri dapat saling menginspirasi, menjalin kemitraan, dan menemukan terobosan yang relevan dengan tren global. Indonesia memiliki potensi besar di sektor kulit dan alas kaki, dan kami ingin memastikan potensi ini berkembang menjadi kekuatan yang diakui dunia,” ujar Daud Salim.

BACA JUGA:   Konsumen RI Optimis Sekaligus Kuatir Resesi

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80 sekaligus melestarikan kebudayaan batik dan kebaya, Indo Leather & Footwear (ILF) dan Indo Garment Textile (IGT) Expo 2025 menghadirkan berbagai acara unggulan, salah satunya Kontes Busana Hari Kemerdekaan: Kebaya & Batik.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara PERWANTI, Krista Exhibitions, dan PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia), didukung oleh Sekar Ayu Jiwanta, serta menampilkan fashion show eksklusif dari BRUTUS & BURGO.

Pameran ini juga menjadi momen spesial dengan perayaan Anniversary APRISINDO. Selain itu, akan digelar Talk Show eksklusif Ditjen PEN, Kementerian Perdagangan RI dengan tema “Merajut Kolaborasi Fashion dan Manufaktur: Masa Depan Industri Alas Kaki dan Kulit Indonesia”.

Acara tersebut menghadirkan tokoh-tokoh penting seperti Poppy Dharsono (Ketua Umum Indonesia Fashion Chamber/IFC sekaligus Ketua Umum Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia/APPMI), Eddy Widjanarko (Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia/APRISINDO), serta Direktorat Pengembangan Ekspor Tekstil, Produk Tekstil, Alas Kaki, dan Produk Kulit.

Acara Networking Dinner, sebagai bagian dari program Business Matching, akan menjadi wadah strategis yang mempertemukan para anggota asosiasi APRISINDO (Asosiasi Persepatuan Indonesia), APRINDO (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia), APPMI (Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia), APKI (Asosiasi Pertekstilan Indonesia) dan APGAI (Asosiasi Pemasok Garment dan Aksesoris Indonesia) dengan dukungan dari Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan. Kegiatan ini juga akan menghadirkan buyer potensial dari dalam dan luar negeri untuk bertemu langsung dengan produsen lokal di industri kulit, sepatu, garmen, dan tekstil.

Indo Leather & Footwear (ILF) dan Indo Garment Textile (IGT) Expo 2025 terbuka bagi pelaku bisnis mulai dari produsen alas kaki dan produk kulit, pemasok bahan baku, penyedia mesin dan teknologi, desainer, pemilik merek, peritel, hingga masyarakat umum, setiap hari pukul 10.00–19.00 WIB.

Tags: Indo Leather & Footwear (ILF) Expo 2025
Previous Post

Akhir Sesi Kamis, IHSG Menebal

Next Post

Swasembada Energi, SKK Migas – KKKS Jabanusa Perkuat Kolaborasi Bersama Stakeholder Daerah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR