TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perkuat Jalur Logistik Nasional, PTPP Bangun Akses Baru Menuju New Priok Senilai Rp2,33 T

Busthomi
19 August 2025 | 15:54
rubrik: BUMN, Business Info
Rampungkan Proyek DAS Kulon Progo Senilai Rp295 Miliar, PTPP: Dorong Pertumbuhan Ekonomi

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT PP (Persero) Tbk (IDX: PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, resmi memulai pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) Seksi II.

Jalur strategis sepanjang 3,8 km ini akan menghubungkan Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda langsung ke New Priok Container Terminal 1 (NPCT 1) dengan nilai proyek mencapai Rp2,33 triliun.

Proyek yang ditargetkan rampung dalam 600 hari kalender atau sekitar 20 bulan ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Kehadiran akses baru ini akan mengurai kepadatan di New Priok South Access (NPSA), yang saat ini menjadi satu-satunya jalur menuju NPCT 1 dan telah mencapai kapasitas maksimum.

Jalur NPEA nantinya juga akan terkoneksi dengan Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC), memperlancar arus barang dari kawasan industri Cikarang, Cibitung, dan sekitarnya menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

“NPEA akan menjadi akses baru yang memperkuat akses eksisting, sehingga mendukung kelancaran pergerakan barang dari dan menuju kawasan industri, termasuk kawasan industri Cikarang, Cibitung, dan kawasan lainnya, ke Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar Arif Suhartono, Direktur Utama Pelindo.

Sementara itu, Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menegaskan bahwa PTPP menghadirkan inovasi teknologi terkini untuk memastikan proyek berjalan tepat waktu dan berkualitas tinggi.

“Kami mengaplikasikan Smart Infrastructure Technology (SIT) dan Building Information Modelling (BIM) untuk  memantau progres secara real-time, melakukan visualisasi konstruksi terintegrasi, hingga pengukuran akurat menggunakan Multi Beam Echo Sounder dan Drone LiDAR. Teknologi ini membuat pekerjaan lebih presisi sekaligus efisien,” jelasnya, dalam keterangan resmi, Selasa (19/8/2025).

Tidak hanya fokus pada konstruksi, proyek ini juga mengedepankan aspek sosial dan lingkungan.

PTPP mendesain jembatan khusus dengan bentang 70 m dan tinggi 16 m untuk menjamin akses nelayan Cilincing dan Kalibaru.

BACA JUGA:   IPC Salurkan Dana Tanggulangi Pandemi Covid-19

Selain itu, digunakan slag (limbah industri baja) sebagai material ramah lingkungan untuk menekan emisi karbon, melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja, serta menerapkan metode lean construction dengan reusable formwork guna mengurangi limbah.

Dengan pengalaman panjang dalam membangun infrastruktur pelabuhan – termasuk Makassar New Port dan Kalibaru – PTPP optimis dapat menyelesaikan proyek NPEA Seksi II dengan standar mutu terbaik dan zero accident.

“Proyek ini akan menjadi simbol kemajuan konektivitas maritim Indonesia, memperkuat daya saing logistik nasional, dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tutup Joko.

Tags: jalur logistik nasionalPelindoproyek New PriokProyek Strategis NasionalPTPP
Previous Post

Andalkan Segmen Energi, CHEM Optimistis Target Pendapatan dan Laba Tercapai

Next Post

Menteri PU dan BPS Ingin Turunkan ICOR di Bawah 6

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR