TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sinergi Pemerintah dan DPR Kawal Pelaksanaan APBN 2024

Agus Haryanto
21 August 2025 | 13:39
rubrik: Business Info
Sinergi Pemerintah dan DPR Kawal Pelaksanaan APBN 2024

foto: kemenkeu.go.id

Jakarta, TopBusiness – Pemerintah menegaskan keberhasilan pelaksanaan APBN 2024 tidak lepas dari sinergi erat dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Hal ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, saat menyampaikan pendapat akhir pemerintah atas pengesahan Rancangan Undang-Undang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN (P2 APBN) 2024 dalam Sidang Paripurna DPR RI, pada Kamis (21/8) di Jakarta.

Menurut Menkeu, kerja sama konstruktif antara eksekutif dan legislatif menjadi faktor penting dalam menjaga kredibilitas APBN. Kolaborasi ini berlangsung sejak tahap perencanaan, penetapan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban APBN 2024.

“DPR terus menjadi partner pemerintah yang konstruktif untuk menjaga ekonomi Indonesia dan yang paling penting mengantisipasi dan merespons kondisi yang terus berubah, baik dari sisi global maupun nasional,” tegas Menkeu melalui kemenkeu.go.id.

Sinergi tersebut terbukti menghasilkan capaian positif meski dunia dilanda ketidakpastian tinggi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga di 5,03 persen, inflasi turun ke level 1,6 persen, kemiskinan menurun menjadi 8,57 persen, kemiskinan ekstrem menyentuh 0,83 persen, dan pengangguran turun ke 4,91 persen. Angka-angka ini menunjukkan bahwa APBN berfungsi optimal sebagai instrumen perlindungan masyarakat sekaligus motor penggerak pembangunan.

Selain itu, Menkeu memaparkan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2024 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang menjadi opini WTP kesembilan berturut-turut sejak tahun 2016. Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi antara Pemerintah dan DPR dalam menjaga tata kelola keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan kredibel.

Pemerintah juga menegaskan bahwa fleksibilitas APBN untuk merespons tantangan tidak mengurangi akuntabilitas maupun kredibilitas. Rekomendasi dan masukan DPR dalam pembahasan RUU P2 APBN 2024 akan dijalankan sebagai bagian dari peningkatan kualitas pengelolaan keuangan negara, sekaligus memperkuat peran APBN sebagai instrumen utama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

BACA JUGA:   Ini Prediksi Terbaru Makro Ekonomi RI

Di akhir, Menkeu menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada DPR atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin. Pemerintah berharap sinergi yang baik ini terus dijaga, khususnya dalam mengawal APBN 2025 yang saat ini sedang berjalan, serta penyusunan APBN 2026 yang saat ini masih berproses, sehingga APBN tetap menjadi instrumen andalan bangsa Indonesia di tengah dinamika global.

Tags: ekonomi makro
Previous Post

Kurangi Antrean, JICT Terapkan Sistem Booking

Next Post

Film Jadi Pilar Ekonomi Baru, Amar Bank Tekankan Inovasi dan Inklusi Keuangan untuk Keberlanjutan Industri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR