Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan melemah hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (27/08/2025), IHSG Diperkirakan Melemah Hari Ini.
Saham-saham AS ditutup menguat pada hari Selasa (26 Agustus): Dow +0,30%, S&P 500 +0,41%, Nasdaq +0,44%. Pasar menguat seiring investor menilai upaya Presiden Trump untuk memecat Ketua Federal Reserve Lisa Cook dan menunggu hasil pendapatan Nvidia (NVDA) akhir pekan ini.
Pasar komoditas sebagian besar melemah. WTI -2,39% (USD 63,25/barel), Brent -2,30% (USD 67,2/barel), batu bara +0,22% (USD 111,6/ton), CPO -0,49% (MYR 4.470), dan emas +0,82% (USD 3.393,6/oz).
Pasar Asia juga ditutup melemah. Kospi -0,95%, Hang Seng -1,18%, Nikkei -0,97%, Shanghai -0,39%. IHSG melemah -0,27% ke level 7.905,8, meskipun terdapat arus masuk asing bersih sebesar Rp2,38 triliun (pasar reguler: +Rp1,77 triliun; pasar negosiasi: +Rp601,4 miliar). Net buy asing terbesar terjadi pada AMMN (Rp2,30 triliun), CUAN (Rp708,7 miliar), dan TOBA (Rp223,5 miliar), sementara net sell terbesar terjadi pada BBCA (Rp1,41 triliun), ADRO (Rp578,7 miliar), dan PNLF (Rp94,6 miliar). Saham-saham yang paling banyak mencatatkan pergerakan adalah DSSA, BBNI, dan CUAN, sementara BBCA, AMMN, dan BBRI merupakan saham-saham yang paling lambat mencatatkan pergerakan.
Pagi ini, pasar regional dibuka melemah, Kospi -0,39%, Nikkei -0,16%. “Kami memperkirakan IHSG akan melemah hari ini, tertekan oleh sentimen negatif dari komoditas dan pasar regional,” demikian tertulis di website.
