TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kaltim MBS Kembali Masuk Nominasi Penghargaan TOP GRC Awards

Ahmad Churi
3 September 2025 | 16:36
rubrik: Event
Kaltim MBS Kembali Masuk Nominasi Penghargaan TOP GRC Awards

Memiliki inovasi dalam penerapan GRC (Governance, Risk, and Compliance) dengan mengembangkan sistem teknologi informasi untuk integrasi dan menyelaraskan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap regulasi,  PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KTMBS) –(Perseroda), tahun ini kembali masuk nominasi sebagai kandidat peraih penghargaan “TOP GRC Awards 2025”. Kali ini, Tim KTMBS mengusung materi presentasi berjudul  “Penguatan Implementasi GRC Sebagai Pondasi Bisnis Yang Tangguh Dan Berkelanjutan Untuk Mendukung Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas”.

Jakarta, TopBusiness – Dalam penyelenggaraan TOP GRC Awards tahun sebelumnya, PT Kaltim Melati Bhakti Satya telah meraih Penghargaan Bintang 4, selangkah menuju level penghargaan tertinggi “TOP GRC Awards Bintang 5 (Excellent). Presentasi dan wawancara penjurian dilakukan secara daring atau online oleh Direktur Utama KTMBS, Aji Abidharta Wardhana Hakim bersama tim. Di antaranya Rano Hardian, Direktur Operasi & SDM, Dovist Calvino (Kadiv Manajemen Risiko & Plt Kadiv PAP, Teguh Wahyono, Kadiv Pengembangan Bisnis.

Sedangkan Tim Dewan Juri penilai terdiri Prof. Dr. Wahyudin Zarkasyi (Guru Besar FE– Universitas Padjadjaran Bandung/UNPAD), Dr. Melani K. Harriman (CEO Melani K. Harriman & Associates), Prof. Dr Satya Arinanto (Guru Besar – Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH-UI), serta Sentot Baskoro (Ahli Hukum Korporasi dan Anggota Komite Skema Lembaga Sertifikasi Governansi Risiko Kepatuhan (LSP GRK),  yang dimoderatori oleh Ahmad Chury (MSI Group).

Mengawali presentasinya, Aji Abidharta Wardhana Hakim kepada dewan juri TOP GRC Awards 2025, mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas terpilihnya kembali peruashaan yang dipiompinnya sebagai salah satu finalis atau kandidat peraih penghargaan TOP GRC Awards 2025 ini. Dijelaskan juga  inovasi dalam penerapan  GRC di perusahaan BUMD ini, di mana implementasi GRC juga turut mendukung peningkatan performa dan kinerja bisnis perusahaan secara berkelanjutan sesuai prinsip-prinsip GCG (Good Corporate Governance). Tak lain bertujuan untuk mendorong pengelolaan perusahaan yang efektif, etis, dan berkelanjutan, serta melindungi kepentingan semua pemangku kepentingan. 

BACA JUGA:   BPRS Bahari Berkesan, Satu-satunya Bank Milik Pemda di Indonesia yang Mengelola Rekening Kas Daerah

Secara umum dijelaskan, bahwa PT Kaltim Melati Bhakti Satya (Perseroda) yang menggeluti aneka usaha, dalam aktivitasnya telah menjadikan  manajemen risiko sebagai aspek penting. Perusahaan juga telah memiliki kelengkapan sistem dan infrastruktur terkait penerapan GRC ini, di mana ada Komite/Organ/Divisi – Pendukung dalam penerapan GRC ini.

Perusahaan telah menetapkan kebijakan untuk mengintegrasikan aspek GRC ke dalam seluruh kegiatan usaha. Termasuk pengambilan keputusan strategis, perencanaan bisnis, hingga pengelolaan operasional termasuk hubungan dengan anak perusahaan. Perusahaan telah mengadopsi ISO 31000 Tentang Manajemen Risiko, sebagai acuan dan pedoman untuk mengelola risiko secara efektif di semua lini.

Perusahaan juga telah menerapkan prinsip ‘Three Line Defence’ dalam manajemen risiko, yang membagi tanggung jawab organisasi ke dalam tiga tingkatan berbeda untuk memastikan pengendalian dan manajemen risiko diimplementasikan dengan efektif. Terkait prinsip ‘Three Line Defence’ dalam manajemen risiko: Lini Pertama dilakukan setiap divisi Risk Officer, Lini Kedua dilakukan oleh Divisi Manajemen Risiko., dan Lini Ketiga dilakukan oleh SPI untuk Sistem Manajemen Risiko Perusahaan.

Dalam kaitan ini, juga dilakukan peningkatan kapasitas manajemen, meningkatkan kompetensi SDM bidang GRC, pengembangan sistem informasi manajemen risiko, penerapan sistem teknologi informasi,  serta evaluasi dan penguatan di internal control. Perusahaan telah mengikutsertakan seluruh karyawannya dalam Pelatihan Manajemen Risiko, Beberapa orang telah mengikuti Sertifikasi Manajemen Risiko dengan Kualifikasi QRGP, QCRO, dan CRMO.

“Dengan semakin kompleksnya risiko kegiatan usaha saat ini, Manajemen juga terus berupaya memperbaiki sistem dan infrstruktur, serta menanamkan budaya sadar risiko pada seluruh pegawai di setiap tingkatan. Manajemen berpendapat bahwa GRC itu adalah sebuah keniscayaan, karena itu, ke depan PT Kaltim MBS tidak lagi berbicara sekadar GRC (Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan, tetapi lebih dari itu, namun harus sudah mulai berbicara tentang bisnis yang terus tumbuh dan berkelanjutan dengan memperhatikan aspek sosial, lingkungan serta turut berperan aktif dalam program pembangna  daerah,” tandas Dirut PT KTMBS, Aji Abidharta Wardhana Hakim saat penjurian kepada tim juri.

BACA JUGA:   Bank Sulselbar Usung Program CSR Penanaman Bibit Pohon Pisang Cavendish di Ajang TOP CSR Awards 2024

Perusahaan secara proaktif juga mengelola risiko kepatuhan dan operasional, sesuai framework yang telah disusun dengan tetap memperhatikan dinamika yang berkembang. Juga senantiasa membangun budaya kepatuhan, antara lain melalui pelatihan dan training untuk peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM yang ada.

“Kita juga telah melakukan Self Assessment Maturitas terkait implementasi Manajemen Risiko  yang hasilnya diperoleh Score 2.68, atau Level 2 menuju Level 3. Artinya, Perusahaan sedang berupaya menerapkan manajemen risiko yang mendekati praktik standar yang berlaku umum. Budaya risiko, struktur organisasi, kerangka kerja, proses manajemen risiko yang diimplementasikan secara umum telah diterapkan cukup efektif (Good Practice Phase),” ungkap Rano Hardian, Direktur Operasi & SDM menambahkan.

Konsolidasi Bisnis

Saat ini Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yaitu PT Melati Bhakti Satya atau MBS dengan pemegang saham mayoritasnya adalah Pemerintah Propinsi Kalimantan Timur sedang melakukan konsolidasi bisnis.

Perusahaan berstatus BUMD Melati Bhakti Satya mempunyai 5 anak perusahaan dengan berbagai konsentrasi bisnis. Pertama, PT  Maloy Batuta Trans Kalimantan, merupakan perusahaan ini bergerak pada kawasan industri dalam bentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kedua, ada PT Kaltim Kariangau Terminal, yaitu konsentrasi bisnis pada operator terminal peti kemas. Ketiga, PT Kaltim Bhakti Samudra, perusahaan yang bergerak di bisnis pelabuhan. Keempat, PT Kaltim Binasarana Konstruksi, yang bergerak pada bisnis jasa konstruksi. Terakhir, PT Kaltim Argo Mina Nusantara, bergerak pada bisnis perikanan dan pertanian.

TOP GRC Awards adalah kegiatan pembelajaran bidang Governance, Risk, & Compliance (GRC), sekaligus kegiatan pemberian penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil dalam menerapkan GRC untuk meningkatkan kinerja bisnis yang berkelanjutan.

TOP GRC Awards, kegiatan penghargaan GRC tingkat nasional terbesar, diselenggarakan oleh majalah Top Business bekerjasama dengan Asosiasi GRC Indonesia: IRMAPA (Indonesia Risk Management Professional Association), ICoPI (Institute Compliance Professional Indonesia), PaGI (Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia). Juga didukung perusahaan konsultan GCG dan Manajemen Risiko, serta Manajemen Kepatuhan, antara lain: Sinergi Daya Prima, SGL Management, Dwika Consulting, dan Solusi Kinerja Bisnis.

Tags: Kaltim Melati Bhakti SatyaKTMBS
Previous Post

IHSG di Akhir Transaksi Rabu Meningkat Poinnya

Next Post

VIVA Bukukan Laba Rp1,19 Triliun, MDIA Catat EBITDA Naik 93%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR