Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia masih rawan terkoreksi.
Melalui mncsekuritas.id, MNCS Daily Scope Wave 16 September 2025 memaparkan bahwa IHSG menguat 1,06% ke 7.937 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Pada label hitam dan merah, IHSG masih rawan terkoreksi untuk membentuk bagian dari wave [c] dari wave 2 atau wave [c] dari wave 4, dimana IHSG akan mengarah ke 7.233-7.390. Best case, IHSG menguat ke 8.022-8.102 apabila mampu menembus 7.943.
Support: 7.726, 7.619
Resistance: 7.943, 8.017
Sejumlah saham yang layak menjadi perhatian:
BKSL – Buy on Weakness
BKSL menguat 5,30% ke Rp139 dan masih didominasi oleh volume pembelian yang meningkat, namun penguatannya masih tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, posisi BKSL saat ini sedang berada di awal wave B.
Buy on Weakness: Rp135-139
Target Price: Rp148, Rp154
Stoploss: below Rp130
CDIA – Buy on Weakness
CDIA menguat 9,75% ke Rp1.520 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu break dari MA20. Kami perkirakan, posisi CDIA sedang berada di awal wave (C) dari wave [B].
Buy on Weakness: Rp1.440-1.500
Target Price: Rp1.595, Rp1.690
Stoploss: below Rp1.425
UNVR – Spec Buy
UNVR terkoreksi 0,29% ke Rp1.690 dan disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual. Kami perkirakan, posisi UNVR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave 2.
Spec Buy: Rp1.665-1.685
Target Price: Rp1.750, Rp1.780
Stoploss: below Rp1.645
SMGR – Sell on Strength
SMGR menguat 0,70% ke Rp2.890 namun disertai dengan munculnya tekanan jual. Kami perkirakan, posisi SMGR sudah berada di akhir wave y dari wave (b) pada label hitam. Hal tersebut diperkirakan pergerakan SMGR akan rawan terkoreksi, adapun area koreksi terdekat berada di Rp2.570-2.680.
Sell on Strength: Rp2.920-2.960 per unit saham.
