Jakarta, BusinessNews Indonesia – Mengawali perdagangan pada Jumat (20/7/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 8,3 poin atau 0,14% ke level 5.862,73. Pelaku pasar tampaknya tidak merespons positif keputusan Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga acuannya.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pada pagi ini masih bertengger di angka Rp 14.515. Dolar AS pagi ini masih terus menunjukkan penguatan.
Ada 72 saham menguat, 51 saham melemah, dan 107 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp123,1 miliar dari 212 juta saham diperdagangkan.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp225 atau 0,3% ke Rp69.500, saham PT Unilever Indonesia Tbk (TKIM) naik Rp125 atau 0,3% ke Rp44.875 dan saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik Rp100 atau 1,4% ke Rp7.025.
Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp300 atau 1,2% ke Rp25.000, saham PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) turun Rp265 atau 24,9% ke Rp800, dan saham PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp225 atau 0,7% ke Rp32.750.
Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup kompak berada di zona merah pada perdagangan kemarin (19/07). Indeks Dow Jones berakhir
tertekan sebesar 0.53% ke level 25,064.50, S&P tertekani sebesar 0.40% ke level 2,804.49 dan Nasdaq turun sebesar 0.37% ke level 7,825.30.
Pelemahan pada indeks terjadi seiring dengan rilisnya beberapa laporan laba perusahaan yang dibawah ekspektasi pelaku pasar serta munculnya kekhawatiran baru terkait ketegangan perdagangan global yang memicu turunnya minat beli investor di bursa Wall Street.
Sementara bursa regional mayoritas bergerak negatif pagi ini. Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:
Indeks saham Nikkei 225 turun 0,65% ke 22.615,917
Indeks komposit Shanghai turun 0,47% ke 2.759,670
Indeks Strait Times naik 0,29% ke 3.286,870
Indeks Hang Seng turun 0,86% ke 27,821,879
