Jakarta, TopBusiness – PT Yili Indonesia Dairy mencatat terobosan besar dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) melalui digitalisasi sistem human capital dan strategi talent mobility yang terintegrasi. Langkah ini menempatkan fungsi HR bukan sekadar administratif, melainkan sebagai mitra strategis bisnis.
Dalam ajang TOP Human Capital (HC) Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business, Plant HRGA Manager Yili Indonesia Dairy, Ahmad Jubaedin, memaparkan bahwa perusahaan telah membangun ekosistem kerja modern yang selaras dengan visi global Yili Group, yakni “Menjadi Penyedia Makanan Sehat yang Paling Terpercaya Secara Global”.
Salah satu inovasi kunci adalah penerapan Human Capital Management System (HCMS) berbasis digital. Sistem ini memudahkan proses rekrutmen, penilaian kinerja, hingga pengembangan talenta.
“Digitalisasi HR tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mempercepat pengambilan keputusan berbasis data,” ujar Ahmad melalui sambungan zoom, Senin, 15 September 2025.
Strategi talent mobility dan succession planning juga menjadi kekuatan utama Yili. Dengan lebih dari 300 karyawan—rata-rata berusia 28 tahun—serta 20 tenaga ekspatriat di level strategis, perusahaan memastikan adanya alih pengetahuan dan transfer teknologi. Program ini tidak hanya memperkuat kompetensi internal, tetapi juga menciptakan regenerasi pemimpin masa depan.
Efisiensi biaya menjadi keunggulan lain. Melalui pengendalian lembur, optimalisasi mesin, dan peningkatan efektivitas kerja reguler, Yili berhasil menghemat anggaran gaji hingga 10,6% dari target tahunan. Dampaknya terasa nyata: tahun 2024 perusahaan berhasil berbalik dari kondisi rugi menjadi mencatatkan laba signifikan.
Hubungan industrial dan peran sosial juga mendapat perhatian. Lebih dari 60% tenaga kerja berasal dari Bekasi, vendor lokal dilibatkan dalam rantai pasok, serta pabrik di Cikarang dibuka sebagai destinasi wisata industri. Langkah ini memperkuat citra Yili sebagai perusahaan inklusif dan ramah komunitas.
Berbagai capaian ini mengantarkan Yili meraih apresiasi, mulai dari penghargaan Bupati Bekasi atas kontribusi serapan tenaga kerja lokal, hingga pengakuan internasional atas digitalisasi HR.
“Human capital adalah motor penggerak perusahaan. Melalui digitalisasi HCMS, budaya pembelajaran, dan talent mobility, kami ingin mencetak SDM yang kompeten, loyal, dan siap membawa Yili Indonesia menjadi pabrik es krim teladan di Asia Tenggara,” tegas Ahmad.
Dengan strategi inovatif tersebut, Yili Indonesia Dairy membuktikan bahwa transformasi HR dapat menjadi katalis pertumbuhan bisnis sekaligus pondasi keberlanjutan jangka panjang.
