TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

ASLC Poles HC untuk Tingkatkan Kinerja Bisnis

Albarsyah
16 September 2025 | 14:51
rubrik: Event
ASLC Poles HC untuk Tingkatkan Kinerja Bisnis

Jakarta, TopBusiness – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (kode emiten: ASLC) meyakini bahwa pergerakan bisnis tak bisa dipisahkan dari peran human capital atau HC. Karena itu, manajemen berusaha untuk meningkatkan kompetensi dari masing-masing talentanya.

Menurut Direktur Human Capital, Cahyadi Permana, dalam sesi penjurian TOP Human Capital Awards 2025, bisnis ASLC terus bertumbuh dan berkembang, salah satunya terbentuk dari komponen human capital (HC) yang mumpuni dan unggul dalam mengelola bisnis otomotif.

“Dengan polesan HC di seluruh lini, maka kami terus memberikan pertumbuhan yang sangat signifikan. HC merupakan aset sangat besar, perusaahaan akan bisa bergeliat berkat polesan HC yang dikemas terus-menerus,” kata Cahyadi kepada Dewan Juri TOP Human Capital Awards 2025, di Jakarta.

Dan, lanjut dia, juga memberikan kesempatan besar bagi seluruh karyawan untuk terus meningkatkan kemampaun di seluruh lini. “Agar kita tidak kalah berkompetensi di pasar yang semakin penuh tantangan dan global ini”, tegas Cahyadi, Jumat (12/09/2025) akhir pekan lalu.

ASLC memiliki aktivitas usaha, seperti, lelang otomotif, jual-beli mobil, dan gadai kendaraan. Adapun sektor usaha, meliputi wholesale, retail used car, and financing.dan 

Perusahaan memiliki strategi bisnis, yaitu membangun ekosistem bisnis used car yang saling mendukung sesuai kebutuhan dan perkembangan pasar used car.

Bagi ASLC, HC merupakan komponen yang sangat menentukan suksesnya bisnis. Oleh sebab itu, perusahaan pembiayaan otomotif ini secara berkala terus-menerus memberikan dukungan penuh agar kualitas dan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. “Setiap tahun terus diberikan anggaran melalui RUPS untuk peningkatan kualitas SDM ini,” ucap Cahyadi.

Kinerja bisnis ASLC menunjukkan pertumbuhan sangat signifikan. Ini terlihat dari angka penjualan 3.550 unit kendaraan. Perusahaan memiliki 16 cabang di 3 wilayah se-Indonesia. Dengan sukses menghasilkan pendapatan di tahun 202r sebesar Rp 595,4 miliar dengan berhasil penyaluran pembiayaan sebesar Rp 34 miliar.

BACA JUGA:   PT Bank CTBC Indonesia Ikuti Penjurian TOP HC 2023

Perusahaan mencatat, tahun 2023 ada sebanyak 198 SDM mendapatkan program peningkatan kualitas dan bekerja di berbagai bidang. 2024, mengalami peningkatan sebanyak 206, dengan menghabiskan anggaran untuk peningkatan kualitas Rp 121.031.000.  Dikatakan Cahyadi, tahun 2024 meningkat anggarannya sebesar Rp 291.780.000.

Sementara itu tingkat karyawan yang melakukan pemutusan hubungan kerja pada tahun 2023 sebanyak 130 orang, dan 2024 (170 orang). Sedangkan total headcount pada tahun 2023 sebanyak 542 orang dan 2024 (616 orang). “Ini sangat mempengaruhi untuk perencanaan tenaga kerja di sebuah perusahaan,” tutur dia.

Dikatakan Cahyadi, ASLC melakukan penilaian dan reward bagi seluruh karyawan berprestasi dengan prestasi kerja hingga 10 tahun dan mendapatkan penghargaan secara pribadi. “Juga penghargaan secara grup menjadi perhatian perusahaan. Perusahaan pun memberikan bonus berlibur ke tempat destinasi wisata yang unggul di dalam negeri, serta pula ke luar negeri,” ungkap dia.

Proses Digital

Sukses ASLC tidak hanya didukung oleh keunggulan HC semata, tetapi turut didukung digitalisasi. Berbagai kegiatan bisnis dan marketing dapat didukung oleh keunggulan digital.

“Oleh sebab itu seluruh kegiatan pemasaran yang dibangun melalui digitalisasi dengan menggunakan keunggulan teknologi mobile phone dan penjualan. Bagi staf marketing bisa dilakukan dimana saja dan tidak terkungkung dengan di kantor saja, bahkan di hari Sabtu dan Minggu bisa melakukan penjualan,” papar Cahyadi.

Perusahaan telah melakukan kontrol melalui aplikasi mobile apps atas kinerja seluruh karyawan, Manajemen pun dapat melakukan pemantauan kinerja karyawan dari mobile apps tersebut, yang bisa dilakukan dimana dan kapan saja. Jadi, seluruh kegiatan karyawan dapat terpantau dan dapat dilakukan peningkatan kinerja karyawan dengan digital ini.

Tags: ASCL
Previous Post

Digitalisasi HR dan Talent Mobility Dongkrak Kinerja Bisnis Yili Indonesia Dairy

Next Post

Setor Rp 225 T, Pertamina Jadi Penyumbang Dividen Terbesar di Danantara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR