Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (18/9/2025), memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Menguat Hari Ini.
Saham AS ditutup bervariasi pada hari Rabu (17 Sep). Dow +0,57%, S&P 500 -0,10%, Nasdaq -0,33%. Pasar mengalami sesi yang bervariasi setelah The Fed menurunkan suku bunga acuan yang telah lama diantisipasi. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun turun -0,40% (-0,016 bps) menjadi 4,026%, sementara Indeks USD naik 0,25% menjadi 96,8.
Komoditas ditutup bervariasi pada hari Rabu (17 Sep). Minyak mentah WTI turun 0,73% menjadi USD 64,0/barel, minyak mentah Brent turun 0,76% menjadi USD 68,0/barel, batu bara +1,0% menjadi USD 106,6/ton, CPO stagnan di MYR 4.475, dan emas turun 0,82% menjadi USD 3.659,9/oz.
Pasar Asia ditutup beragam pada hari Rabu (17 Sep). Kospi -1,05%, Hang Seng +1,78%, Nikkei -0,25%, dan Shanghai +0,37%.
IHSG naik 0,85% ke level 8.025,2, dengan investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp151,8 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp286,7 miliar, sementara di pasar negosiasi mencatatkan beli bersih sebesar Rp134,9 miliar. Jual bersih asing terbesar di pasar reguler terjadi pada BBCA (Rp566,2 miliar), BMRI (Rp269,4 miliar), dan ANTM (Rp174,2 miliar). Beli bersih terbesar terjadi pada BBRI (Rp405,8 miliar), PTRO (Rp108,1 miliar), dan BRPT (Rp101,1 miliar). Saham-saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers) termasuk BBRI, BRPT, dan MLPT, sementara saham-saham yang tertinggal (top laggards) adalah BBCA, ANTM, dan MSIN.
Pagi ini, Kospi naik 0,49% dan Nikkei menguat 0,26%. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini, didorong oleh sentimen positif pasca pemangkasan suku bunga BI,” demikian sebagaimana dikutip.
