Jakarta, BusinessNews Indonesia – Mengakhiri perdagangan saham pada Kamis sore (23/8/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 38,68 poin atau 0,65 persen ke posisi 5.982,98. Sementara, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sore ini berada di kisaran Rp 14.623.
Indeks saham LQ45 menguat 1,1 persen ke posisi 945,01. Sebagian besar indeks saham acuan menguat.
Sebanyak 181 saham menguat sehingga angkat IHSG. 193 saham melemah dan 133 saham diam di tempat.
Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 403.162 kali dengan volume perdagangan saham 9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 9,3 triliun. Investor asing beli saham Rp 612,54 miliar di seluruh pasar.
Sebagian besar sektor saham menguat kecuali sektor saham tambang turun 0,70 persen, sektor saham aneka industri melemah 0,57 persen dan sektor saham infrastruktus susut 1,3 persen.
Sedangkan sektor saham keuangan menguat 2,1 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham industri dasar naik 1,49 persen dan sektor saham konstruksi mendaki 1,33 persen.
Saham-saham yang menguat antara lain saham LAND mendaki 50 persen ke posisi 585 per saham, saham ANDI melonjak 24,53 persen ke posisi 660 per saham, dan saham TRUK menanjak 21,05 persen.
Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham TCPI melemah 24,94 persen ke posisi 3.250 per saham, saham SQMI turun 24,26 persen ke posisi 206 per saham, dan saham PALM tergelincir 18,89 persen ke posisi 292 per saham.
Bursa Asia kompak menguat kecuali indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,49 persen.
Selain itu, indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,41 persen, indeks saham Jepang Nikkei mendaki 0,22 persen, indeks saham Thailand menanjak 0,34 persen.
Selanjutnya, indeks saham Shanghai menguat 0,37 persen, indeks saham Singapura melonjak 1,67 persen dan indeks saham Taiwan mendaki 0,55 persen.
