Jakarta, TopBusiness – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menerapkan human capital management system (HCMS) melalui strategi Talent Acquisition Framework (kerangka akuisi talenta), dalam penanganan Sumber Daya Manusia (SDM). Strategi ini dirancang untuk memandu perusahaan dalam mengidentifikasi, menarik, menilai, mempekerjakan, dan mempertahankan talenta SDM terbaik, sesuai kebutuhan bisnis dan tujuan jangka panjang perusahaan.
Melalui strategi ini, perusahaan terus berupaya menciptakan SDM berkualitas untuk memenuhi kebutuhan perusahaan, baik saat ini maupun di masa depan. Sebagai inisiatif strategis, PT PIM terus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui peningkatan kemampuan SDM melalui pendidikan dan pelatihan berkala. PIM di antaranya menerapkan pembelajaran online bagi seluruh karyawan dengan Aplikasi Learning Experience Platform (LXP), Operating Training Simulator (OTS), dan Training berbasis Virtual Reality (VR).
Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) ini, juga mengintegrasikan sistem bimbingan kinerja karyawan (employee performance coaching & mentoring) yang terdigitalisasi melalui platform PI SMART dengan mengacu kepada Key Performance Indicator (KPI) Unit Kerja dan Individu.
Demikian beberapa poin penting dari presentasi dan wawancara penjurian “TOP Human Human Capital Awards 2025” PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) yang disampaikan oleh Senior Vice President (SVP) SDM PT PIM, Yusman Arullah. Hadir juga dalam wawancara penjurian yang dilakukan secara daring melalui zoom meeting ini pada (30/09/2025), di antaranya VP Manajemen & PSDM : Arief Budi Dharma, VP Operasional SDM : M Taufik, dan tim lainnya Agusti rizkiana Irfan, Teuku Alfianda, serta tim lainnya dari Divisi SDM PTPIM.
TOP Human Capital Awards 2025 (TOP HC Awards) merupakan kegiatan penghargaan dan pembelajaran Human Capital yang terbesar di Indonesia yang dihelat Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah konsultan HC, asisosiasi bisnis hingga kalanngan akademisi. TOP HC Awards 2025 mengambil tema “The Role of Talent Mobility and HCMS as Strategic Business Partner”.
Tujuan penyelenggaraan TOP HC Awards 2025 ini adalah untuk mendorong peningkatan efektivitas dan kualitas pengelolaan human capital perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia. Selain itu, juga ajang sharing pengetahuan antara para perusahaan peserta terkait Human Capital Management System (HCMS). Tujuan lainnya adalah meningkatkan peran dan kontribusi HCMS sebagai mitra strategis bagi manajemen dalam penyusunan dan penerapan strategi bisnis atau berkontribusi secara strategis terhadap pencapaian tujuan bisnis perusahaan.
Dengan berbagai kemajuan bisnis dan inovasi HCMS, tahun ini PIM kembali masuk nominasi untuk penghargaan ini. PT PIM, merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri pupuk, petrokimia, dan kimia lainnya, serta merupakan anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero). Perusahaan ini berlokasi di Aceh dan berperan dalam menyediakan pupuk urea dan NPK untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Memiliki pabrik di Lhokseumawe-Aceh dan juga perwakilan di Jakarta.
Terkait strategi Human Capital Management System, perusahaan menerapkan Talent acquisition sebagai elemen penting untuk kinerja dan kesuksesan perusahaan. Berbeda dengan rekrutmen yang reaktif, talent acquisition bersifat proaktif dan strategis untuk memenuhi kebutuhan talenta masa depan organisasi. Strategi ini menekankan untuk mendapatkan kandidat berkualitas, termasuk saat rekruitmen sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Mendapatkan kandidat terbaik dilakukan ntuk mengisi posisi kunci sebagai bagian menuju pencapaian tujuan bisnis yang lebih baik dan berkelanjutan.
Dalam hal strategi talent acquisition, proses ini berfokus pada upaya penemuan, menarik, merekrut, dan mempertahankan kandidat dengan keterampilan serta potensi terbaik selaras dengan tujuan bisnis dan pertumbuhan perusahaan. Strategi ini mencakup berbagai tahapan, seperti perencanaan, rekrut, membangun (build) employer, bridge employee, membangun fondasi hubungan yang kuat antara organisasi dan karyawan, strategi “borrow”, meminjam tenaga kerja, rotasi sementara-untuk memenuhi kebutuhan skill pada proyek tertentu, hingga strategi Buy-untuk pengembangan talenta berkelanjutan dan memastikan perusahaan memiliki SDM yang tepat di waktu yang tepat.
“Strategi ini membantu perusahaan mendapatkan keahlian spesifik, serta meningkatkan agilitas dan fleksibilitas tenaga kerja. PT Pupuk Iskandar Muda atau PIM menilai penguatan kompetensi human capital menjadi sebagai jawaban atas tantangan perusahaan di masa depan,” ujarnya.
Talent Development Program
Perusahaan juga melakukan Talent Development Program (program pengembangan potensi dan bakat) SDM sebagai upaya sistematis untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan meningkatkanm skill dan kemampuan para karyawan. Program ini meliputi pelatihan atau training & certification, Coaching & Mentoring, Leadership programs, tugas belajar, pengalaman lintas fungsi dan lainnya untuk memastikan karyawan tumbuh dalam jalur yang selaras dengan tujuan dan kebutuhan bisnis perusahaan, serta meningkatkan retensi dan keterlibatan mereka dalam setiap aktivitas perusahaan.
Dengan begitu, diharapkan perusahan bisa terus berkembang dan bisa mewujudkan impian menjadi pemain di industri domestik, dan lebih dari itu bisa berkompetisi di kancah global.
Dalam kaitan ini, perusahaan juga menerapkan Employee fulfillment agar karyawan merasakan dan memahami tujuan, dan pertumbuhan dalam pekerjaan mereka, serta mendapatkan kepuasan kerja atau semangat kerja tinggi. Sehingga dengan tingkat kepuasan yang lebih dalam yang muncul ketika pekerjaan selaras dengan motivasi karyawan, mereka merasa dihargai dan memiliki kesempatan untuk pertumbuhan pribadi dan profesional.
Dengan adanya karyawan yang mersakan fulfilled lebih terikat pada perusahaan, mereka cenderung memiliki kinerja yang lebih tinggi. Pemenuhan ekspektasi dan kebutuhan karyawan menciptakan budaya kerja yang suportif, di mana karyawan merasa diberdayakan untuk berkontribusi secara maksimal.
“Dengan berfokus pada fulfillment, atau employee engagement, perusahan lebih mampu menarik dan mempertahankan talenta terbaik. Tingkat keterikatan emosional dan intelektual karyawan terhadap pekerjaan, tim, dan perusahaan, yang ditunjukkan melalui antusiasme, dedikasi, dan keinginan untuk berkontribusi maksimal demi mencapai tujuan bersama. Karyawan yang engaged tidak hanya bekerja untuk gaji, tetapi juga memiliki motivasi intrinsik untuk memberikan yang terbaik, lebih inovatif, dan lebih mungkin bertahan di perusahaan dalam jangka panjang. Tercatat hampir dua tahun terakhir ini, tidak ada karyawan yang lompat ke tempat lain,” ungkap Yusman Arulah.
Dengan strategi ini turnover karyawan di PIM rendah, bahkan dalam periode dua tahun terakhir ini, nyaris tidak ada karyawan yang meninggalkan perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja perusahaan kondusif, ada kepuasan atas fasilitas dan perlakuakn perusahaan yang membuat merekan betah dan nyaman berkarir di perusahaan yang bergerak dalam industri, perdagangan, dan jasa di bidang perpupukan, petrokimia dan kimia lainnya ini.
Unit Produksi PIM
PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) sebagai perusahaan strategis di bidang industri pupuk dan petrokimia, PIM memiliki beberapa unit pabrik utama:
- Pabrik PIM-1, dibangun sejak tahun 1982–1984, diresmikan pada tanggal 20 Maret 1985, dan beroperasi secara komersial sejak 1 April 1985. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi Ammonia sebesar 330.000 ton per tahun dan Urea sebesar 570.000 ton per tahun.
- Pabrik PIM-2, mulai dibangun pada 23 Maret 1999 dan resmi beroperasi pada 15 Agustus 2005, dengan kapasitas produksi Ammonia sebesar 396.000 ton per tahun dan Urea sebesar 570.000 ton per tahun.
- Pabrik NPK, yang menjadi bagian penting dalam diversifikasi produk PIM, diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo, pada 10 Februari 2023. Kehadiran pabrik ini memperkuat posisi PIM dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan menyediakan pupuk majemuk berkualitas bagi petani Indonesia.
- Pabrik Hidrogen Peroksida (H₂O₂), dengan kapasitas 12.000 ton per tahun, mulai dibangun pada tahun 1999 dan sempat beroperasi beberapa bulan pada tahun 2003. Setelah berhenti cukup lama, pabrik ini direaktivasi kembali pada Februari 2022, dan berhasil melakukan first drop pada 13 Agustus 2024. Produk H₂O₂ ini tidak hanya mendukung kebutuhan industri dalam negeri, tetapi juga menjadi salah satu bentuk ekspansi bisnis PIM di sektor petrokimia.
Dengan keberadaan unit-unit pabrik tersebut, PIM berkomitmen penuh mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, menjaga ketersediaan pupuk, serta mengembangkan industri hilirisasi petrokimia yang berdaya saing tinggi.
Arah pengembangan perusahaan ke depan adalah menjadi perusahaan Cluster Petrokimia di Indonesia wilayah Barat dengan melakukan beberapa diversifikasi produk dan usaha secara bertahap dan berkelanjutan dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan dan ketersediaan bahan baku. Dalam lima tahun ke depan perusahaan akan fokus pada optimalisasi aset untuk menghasilkan produk Urea dan Ammonia yang kompetitif dan mengembangkan pupuk majemuk (NPK), selain itu Perusahaan telah melakukan aksi korporasi dengan melakukan pembelian aset eks PT AAF pada akhir tahun 2018 sehingga Perusahaan akan fokus pada optimalisasi dan komersialisasi lahan industri dan perumahan yang telah menjadi aset PIM.
Salah satu rencana jangka panjang Pemerintah di bidang pertanian adalah mencapai kedaulatan pangan. Dengan rencana tersebut, pupuk merupakan salah satu sarana produksi pertanian yang menjadi komoditas strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional karena dibutuhkan dalam jumlah yang cukup banyak dan sebaran permintaan yang luas. Salah satu pupuk yang dibutuhkan dalam jumlah yang cukup besar adalah Pupuk Majemuk.
