Jakarta, TopBusiness – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial & Port Estate Special Economic Zone (JIIPE SEZ) di Manyar, Gresik, Jawa Timur mencatat realisasi investasi lebih dari Rp 87 triliun hingga triwulan I-2025, termasuk komitmen Rp 10 triliun dari investor asing.
KEK Teknologi dan Manufaktur yang memiliki luas lahan sekitar 3.000 hektare (ha) ini memiliki pelabuhan laut dalam, 16 LWS, akses tol, dan jalur kereta. Hal ini membuat JIIPE yang dikelola PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) ini menjadi hub logistik strategis yang memperkuat daya saing industri Jawa Timur.
“Investasi besar di JIIPE telah menciptakan ribuan lapangan kerja, memperkuat rantai pasok lokal, serta memberikan multiplier effect signifikan bagi perekonomian Jawa Timur dan kontribusi nasional,” ujar Direktur Keuangan PT BKMS Ifan Johar Kuswahyudi dalam keterangan tertulis, Jumat (3/10/2025).
Hal tersebut pun membuat JIIPE SEZ meraih peringkat II Investment Award 2025 untuk kategori Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada acara Jatim Fest yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Dengan penghargaan ini, JIIPE SEZ meneguhkan komitmennya untuk terus membangun kawasan industri modern, berkelanjutan, dan berkelas dunia, sejalan dengan visi Jawa Timur sebagai lokomotif ekonomi Indonesia,” tutur Ifan.
Di tengah persaingan menarik investasi di tingkat nasional, Jawa Timur membukukan realisasi investasi Rp 74,69 triliun pada semester I 2025. Realisasi investasi Jatim selama periode tersebut berasal dari 73.148 proyek dan menyerap lebih dari 130 ribu tenaga kerja.
Angka ini setara dengan 7,9 persen kontribusi terhadap investasi nasional, memperkuat posisi Jatim sebagai poros ekonomi luar Jawa Barat dan DKI Jakarta.
