TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sistem HC Bank Wonosobo telah Gunakan Digitalisasi

Achmad Adhito
6 October 2025 | 20:32
rubrik: HC
Sistem HC Bank Wonosobo telah Gunakan Digitalisasi

Bank Wonosobo dalam Presentasi Top HC Awards 2025 (Zoom)

Jakarta, TopBusiness—Sistem manajemen HC (human capital) di BPR Bank Wonosobo (Jawa Tengah) telah menggunakan digitalisasi. Digitalisasi tersebut pun berbiaya efisien karena dikembangkan dan dirancang secara internal.

Hal itu dikatakan oleh Direktur Utama BPR Bank Wonosobo, Galih Pambajeng, dalam tanya-jawab dengan Dewan Juri Top Human Capital Awards 2025, melalui jaringan internet (6/10/2025).

Galih mencontohkan biaya yang efisien tersebut. Di suatu tahun , biaya investasi pengembangan digital bisa kurang dari Rp40 juta. Biaya itu digunakan untuk pembelian hardware/perangkat keras.

Satu bentuk nyata pengembangan tersebut adalah aplikasi SDM bernama BW-Access. Di aplikasi itu, ada HRIS (Human Resources Information System) untuk pengelolaan data karyawan secara efisien. “Bank Wonosobo pun punya e-learning internal agar pelatihan bisa berjalan lebih fleksibel dan efisien,” Galih menjelaskan.

Bank tersebut pun memanfaatkan data analisis untuk mengukur kinerja dan kebutuhan pengembangan karyawan. “Jadi, kami telah memiliki sistem ABK (analisis beban kerja) yang mengukur tingkat efektif dan efisien suatu kebutuhan. Hal itu untuk mengukur kebutuhan SDM,” kata dia.

Talent Management

Bank Wonosobo pun, dalam hal talent management dan regenerasi, telah punya sistem tertentu. Dalam hal itu, ada program kaderisasi untuk memersiapkan calon pemimpin ke depan.

Identifikasi dan retensi high potential employee pun dilakukan. Tujuannya agar karyawan potensial tersebut tidak pindah ke bank umum atau pun perusahaan fintech (financial technology).

Skema karier yang sistematis dan jelas pun, telah ada. Sehingga karyawan pun termotivasi untuk tetap bekerja di Bank Wonosobo. “Kami telah menyusun SoP (standar operasi dan prosedur) untuk pengembangan karyawan,” kata Galih.

Dalam presentasinya, Galih pun memaparkan sejumlah pencapaian bisnis Bank Wonosobo. Laba bersih di tahun 2024 di Rp6,70 miliar. Angka LDR di 111,04% di tahun tersebut.

BACA JUGA:   Pelayanan yang Tepat Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas, dan Keterjangkauan Jadi Fokus HCMS Perumdam Tirta Merapi

Rasio CAR tahun 2024 di 19,37%. “Di tahun 2024, kami mengalokasikan biaya pelatihan karyawan di Rp411,03 juta,” papar Galih.

Tags: bpr bank wonosoboTOP HC Awards 2025
Previous Post

Kementerian PU Revitalisasi MI Ma’arif Karangwuni untuk Dukung Pemerataan Akses Pendidikan di Kulon Progo

Next Post

Contact Center Berbasis AI segera Diluncurkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR