Jakarta, BusinessNews Indonesia—Menteri Keuangan RI Sri Mulyani mengatakan di Jakarta (2/1/2018), realisasi penerimaan perpajakan tahun 2017 mencapai 91% dari APBNP 2017. Atau, sebesar Rp 1.339,8 triliun.
“Peningkatan ekspor memberikan dampak positif, dan program penertiban importir berisiko tinggi, serta makin baiknya kinerja cukai, telah meningkatkan penerimaan kepabeanan dan cukai yang mencapai 101,7% . Itu senilai Rp 192,3 triliun,” kata dia dalam konferensi pers, seperti ditulis situs resmi Kementerian Keuangan RI.
Sementara, peningkatan permintaan dan harga komoditas, perbaikan laba BUMN, dan perbaikan layanan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) di kementerian/lembaga negara, mampu mendongkrak capaian PNBP hingga 118,5% dari APBNP 2017, yang sebesar Rp 308,4 triliun.
“Cerita positif terus berlanjut, realisasi belanja mencapai Rp 2.001,6 triliun. Ini adalah 93,8% dari total belanja di APBNP tahun 2017. Yang positif dari belanja ini adalah belanja modal yang mencapai 92% dibanding 2016 yang hanya bisa terealisir 82%. Jadi tahun ini penyerapan dan eksekusi belanja jauh lebih baik,” kata Menteri Sri Mulyani.
