Jakarta, TopBusiness – PT PakuanT bk (IDX: UANG) baru saja melaporkan kepemilikan saham Perseroan selama bulan September 2025 lalu. Tercatat, porsi kepemilikan saham UANG berubah signifikan usai masuknya pengusaha papan atas Happy Hapsoro yang sudah memborong saham sebanyak 16,2352%.
“Perseroan menyampaikan perubahan struktur pemegang saham yang berakhir pada 30 September 2025 lalu,” ujar Direktur Utama UANG, Erick Wihardja dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (16/10/2025).
Adapun komposisi pemegang sahamnya adalah sebagai berikut: pemegang saham PT Bhineka Abadi yang jumlah saham sebelumnya adalah 114.773.100 atau setara 9,4854%, di bulan lalu jumlah sahamnya masih sama.
Sementara PT Sirius Surya Sentosa yang merupakan sebagai pemegang saham pengendali (PSP), jumlah saham sebelumnya sebanyak 732.655.000 atau setara 60,55%. Adapun jumlah saham di bulan September tersebut sebanyak 730.227.816 atau turun tipis menjadi 60,3494%. Namun statusnya masih sebagai PSP.
“Sementara PT Basis Utama Prima yang jumlah saham sebelumnya itu adalah 0%, pada bulan September lalu jumlah sahamnya sebanyak 196.446.000 atau setara 16,2352%,” jelas dia.
Sementara dengan aksi Happy Hapsoro tersebut, kepemilikan Masyarakat di Pakuan menjadi 168.553.084 (13,93%) dari bulan sebelumnya yang sebanyak 362.571.900 atau 29,96%. Sehingga dengan kepemilikan tersebut total jumlah saham tersebut adalah 1.210.000.000 atau setara 100%.
Untuk diketahui, PT Basis Utama Prima merupakan kendaraan dar pengusaha Happy Hapsoro masuk ke UANG. Langkah suami dari Ketua DPR Puan Maharani ini untuk masuk ke Pamuan sebagai bentuk keseriusannya di sektor properti dan hospitality. Pakuan sendiri saat ini tengah mengembangkan hunian terintegrasi yakni Shila at Sawangan, di Depok, Jawa Barat.
Di berita sebelumnya disebutkan, berdasar data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 3 September 2025, pengusaha kenamaan ini memborong 196,44 juta saham atau 16,24% saham Pakuan dengan menggunakan PT Basis Utama Prima (Basis Investments).
Disebutkan keterbukaan informasi BEI, pada 4 September 2025, Basis Investments memborong saham Pakuan dengan harga rata-rata Rp467 per unit. Transaksi ini disebut bertujuan untuk penyelarasan portofolio serta pembelian dalam jumlah besar sesuai kesepakatan para pihak.
Sementara saham UANG sendiri per hari ini, Kamis (16/10/2025) hingga pukul 14.48 berada di harga Rp3.340 atau meningkat 230 poin setara 7,40%. Sebelumnya saham disuspensi beberapa kali karena menyentuh batas auto rejection atas (ARA) lantaran laju sahamnyanya yang begitu liar.
