Jakarta, TopBusiness — Pemerintah menunda target operasional penuh 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih hingga Maret 2026. Penundaan ini diputuskan dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Nasional Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menargetkan 15 ribu unit koperasi aktif beroperasi pada Agustus 2025. Jumlah tersebut direncanakan meningkat menjadi 50 ribu unit pada September, dan bertambah lagi 15 ribu unit pada Oktober 2025.
Namun, target tersebut perlu dimundurkan lantaran sebagian besar koperasi belum memiliki infrastruktur memadai seperti gudang, gerai, dan sarana penunjang lainnya. Pemerintah kini mempercepat pembangunan aset fisik tersebut agar seluruh koperasi dapat beroperasi secara optimal.
“Insyaallah Maret 2026 target operasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa berjalan dengan baik,” ujar Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono dalam siaran pers, Rabu (22/10/2025).
Menurut Ferry, proses pembangunan gerai dan gudang tengah dikebut dengan memanfaatkan lahan-lahan idle di desa-desa. Pemerintah menargetkan setiap hari dapat mengidentifikasi sedikitnya 1.000 titik tanah yang siap dibangun untuk koperasi.
“Kita sekarang sudah mulai menginventarisasi data tanah, asumsinya per hari bisa kita dapatkan minimal seribu titik tanah di desa-desa. Pokoknya begitu ada titik tanahnya, langsung dibangun,” tegasnya.Untuk mendukung percepatan pembangunan dan pengoperasian koperasi, pemerintah menyiapkan plafon pinjaman hingga Rp3 miliar per koperasi. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan aset fisik hingga penguatan modal kerja.
Selain itu, Kementerian Koperasi juga telah menurunkan tim pendamping berupa Business Assistant dan Project Management Officer (PMO) di setiap wilayah. Masing-masing PMO akan bertanggung jawab terhadap 10 koperasi untuk memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Tugas mereka dioptimalkan untuk mendukung operasionalisasi Koperasi Merah Putih agar bisa berjalan dengan baik, khususnya setelah efektif beroperasi,” tutur Ferry.Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa dan memperluas akses pembiayaan serta distribusi produk lokal melalui koperasi modern.
