TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Rusunawa dan Embung, Dibangun di Kampus Ini

Achmad Adhito
23 January 2018 | 11:07
rubrik: Capital Market
Rusunawa dan Embung, Dibangun di Kampus Ini

Ilustrasi Apartemen Sederhana (Sumber: Istimewa)

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI (PUPR) membangun tiga rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Institut Teknologi Sumatera (Itera), Lampung. Selain itu, juga membuat tujuh embung di kampus tersebut.

Seperti ditulis situs Kementerian PUPR hari ini, ada beberapa keuntungan yang dapat diperoleh mahasiswa yang memilih tinggal di rusunawa yang terletak di Jalan Terusan Ryacudu, Desa Way Hui, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

Itu adalah biaya sewa yang murah. Biaya indekos di sekitar kampus saat ini sekitar Rp 500.000 sampai Rp 600.000 per kamar. Sedangkan biaya sewa di rusunawa hanya Rp 150.000 per unit.

Rusunawa mahasiswa yang dibangun oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan pada tahun 2016 sebanyak dua menara, kini telah terisi seluruhnya oleh sekitar 528 orang.

Jumlah unit di dua menara itu sebanyak 176 unit, di mana tiap unitnya ditempati oleh tiga mahasiswa.

Sementara, satu menara yang baru selesai tahun 2017 lalu, kini dalam tahap penghunian oleh mahasiswa. Jumlah unitnya sebanyak 97 unit yang dapat menampung 388 orang.

Dijelaskan, embung tersebut tujuannya menjaga kondisi air tanah di sekittar Kampus Itera.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Syafrudin, mengatakan sebanyak enam embung telah selesai dibangun dan satu embung lainnya akan dibangun pada tahun 2018.

“Pembangunan dilaksanakan sejak tahun 2016 dan direncanakan selesai seluruhnya pada 2019 dengan total anggaran sebesar Rp 43,73 miliar,” jelasnya.

“Embung tersebut akan dilengkapi tanggul, jalan inspeksi, pemagaran dan penataan lingkungan sekitarnya. Kapasitas tampung tujuh embung tersebut kurang lebih 350.000 m3,” kata Syafrudin.

BACA JUGA:   Analis Rekomendasikan 3 Saham LQ45
Previous Post

5 Langkah Agar Target Inflasi 2018 Tercapai

Next Post

Bank Sampah Bandung Dibantu Ratusan Juta Rupiah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR