TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bank Sampah Bandung Dibantu Ratusan Juta Rupiah

Albarsyah
24 January 2018 | 08:23
rubrik: Ekonomi
Bank Sampah Bandung Dibantu  Ratusan Juta Rupiah

Bank Sampah Bandung (Foto: Mongabay co id)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali memberikan bantuan pendanaan bagi pengembangan pengelolaan sampah terpadu melalui pendirian 10 bank sampah baru di Bandung, Jawa Barat.

General Manager PLN Distribusi Jawa Barat, Iwan Purwana, secara simbolis menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 316 juta kepada Walikota Bandung Ridwan Kamil, yang selanjutnya akan diteruskan kepada pengelola Bank Sampah Induk Kota Bandung.

Iwan Purwana menjelaskan melalui keterangan pers belum lama ini, bahwa bantuan ini merupakan wujud komitmen PLN dalam pelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah terpadu.

“Pengelolaan sampah harus melibatkan masyarakat. Saat ini banyak komunitas-komunitas yang peduli dalam pengolahan sampah melalui aneka daya kreativitas. Ini sesuatu yang harus didukung secara maksimal,” ungkap Iwan.

“PLN berharap Bank Sampah Induk Kota Bandung akan berkembang menjadi bank sampah yang profesional dan mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah yang sangat kompleks,” tegas Iwan.

Iwan menjelaskan sejak tahun 2014 PLN aktif membantu dan membina Bank Sampah Induk Kota Bandung. Di awal kerja sama PLN telah menyalurkan satu unit motor roda tiga untuk keperluan angkutan sampah dari 52 bank sampah unit ke bank sampah induk.

“Di 2016 PLN menyediakan lahan sewa dan dana untuk renovasi aset PLN serta untuk pengembangan operasional bank sampah,” ujar Iwan.

“Dan di akhir 2017 Bank Sampah Induk Kota Bandung sudah membawahkan 131 unit bank sampah di 54 kelurahan di Kota Bandung,” imbuh Iwan.

Keberadaan bank sampah di Bandung telah berhasil mengurangi volume sampah yang diterima tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) karena sebagian sampah yang masih memiliki nilai ekonomi dapat dimanfaatkan bahkan dapat dijual ditukar dengan uang yang juga bisa ditabung.

BACA JUGA:   Badan Litbang Kemendagri: Penanganan Covid Perlu Sinergi Semua Pihak

Kini, Bank Sampah Induk Kota Bandung mempunyai Ecomart, di mana warga dapat menukar sampah dengan voucher yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari , bahkan dapat digunakan untuk membayar tagihan dan token listrik PLN.

Tags: bank sampah
Previous Post

Rusunawa dan Embung, Dibangun di Kampus Ini

Next Post

Diingatkan, Risiko Bor Ilegal Sumur Minyak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR