Jakarta, BusinessNews Indonesia—Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono, mengatakan adanya program padat karya membuat para petani lebih memilih untuk membangun desanya di saat tidak musim bertanam.
“Karena di sini mereka memiliki pekerjaan,” kata dia saat mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi Program Padat Karya Tunai Irigasi, di Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung (21/1/2018).
Dia menambahkan, “Biasanya para petani, setelah masa tanam, pergi ke kota untuk mencari pekerjaan lain. Tapi, dengan adanya program Padat Karya ini, mereka jadi tidak perlu pergi ke mana-mana. Justru mereka membangun desanya lewat pembangunan saluran irigasi, dan mendapatkan upah yang cukup.”
Sementara, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Imam Santoso, mengatakan bahwa pihaknya mengalokasikan sekitar Rp 33,9 miliar untuk program padat karya tunai irigasi di Provinsi Lampung.
“Khusus di Desa Pasuruan, area irigasi yang ditangani seluas 143 hektar yang dikerjakan selama 50 hari kerja, dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 153 orang,” kata dia.
