Jakarta, BusinessNews Indonesia—Pada acara panen raya bertajuk Tanam dan Panen Padi Tiap Hari Untuk Kedaulatan Pangan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman mengatakan bahwa pemerintah akan terus memberi perhatian penuh kepada petani melalui penyaluran bantuan secara gratis berupa alat mesin pertanian.
“Alat mesin pertanian akan naik 2.000%, rehabilitasi irigasi tersier 3,2 juta hektar, bantuan benih unggul, asuransi pertanian 1 juta hektare, dan lain-lain,” kata Menteri Amran dalam keterangan pers yang diterima oleh Majalah BusinessNews Indonesia (28/1/2018).
“Setelah kita berhasil swasembada empat komoditas, ke depan kita fokus pada kesejahteraan petani, family welfare. Saya sampaikan bahwa Presiden Jokowi sangat mencintai dan menyayangi semua petani,” kata dia.
Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno menegaskan kembali tentang posisi Kabupaten Sragen sebagai salah satu lumbung padi atau penyangga kebutuhan beras di Jawa Tengah. “Buktinya, kita hari ini panen di hamparan sawah seluas 486 hektar,” ujar dia, “Jadi, Pak Menteri, warga Sragen di sini menolak impor beras.”
Dinas Pertanian Kabupaten Sragen menyatakan untuk produksi beras tiga bulan ke depan, yaitu Januari hingga Maret, diprediksi dalam kondisi surplus.
Hingga akhir Januari ini, panen raya padi akan dilakukan di area seluas 6.665 hektar. Dengan luas lahan tersebut, produksi beras yang bisa didapatkan sekitar 23.993 ton.
Pada Februari mendatang, panen dilakukan di lahan seluas 29.818 hektare dan capaian produksi beras yang didapatkan diperkirakan sekitar 105.593 ton. Terakhir, pada Maret mendatang diperkirakan produksi beras mencapai 13.090 ton di lahan seluas 3,718 hektare.
Jika melihat tingkat konsumsi beras penduduk Kabupaten Sragen yang berjumlah 981.000 jiwa, maka kebutuhan beras setiap bulan sekitar 7.843 ton. Dengan merujuk pada patokan angka tersebut, pada Januari ini Kabupaten Sragen masih surplus beras sekitar 16.090 ton beras. “Berikutnya, pada Februari diperkirakan masih surplus 97.750 ton dan Maret surplus 5.247 ton,” kata wakil bupati tersebut.
