
Jakarta, businessnews.id — Total aset PT Bank QNB Kesawan, Tbk., per 31 Desember 2013 meningkat 138%. Yakni dari Rp 4,6 triliun pada akhir tahun 2012 menjadi Rp 11 triliun di akhir tahun 2013. Kontribusi utama dari kenaikan ini berasal dari peningkatan kredit yang diberikan sebesar Rp 5 triliun di sepanjang tahun 2013. Demikian menurut keterangan pers yang dikeluarkan di Jakarta (10/4/2014).
Dengan perbaikan dari segi proses dan pengelolaan perkreditan, di sepanjang tahun 2013 Bank QNB Kesawan berhasil membukukan pertumbuhan kredit sebesar 159% dari tahun sebelumnya (YoY/year on year). Angka persentase tersebut melebihi rata-rata pertumbuhan kredit nasional yang, berdasarkan data Bank Indonesia, hanya sebesar 23,1%.
Porsi pengucuran kredit terbesar berada di sektor komersial yang mewakili 76% dari total pemberian kredit di tahun 2013. Hal ini juga diimbangi dengan peningkatan kualitas kredit, sehingga rasio NPL (non-performing loan) netto berhasil diturunkan dari 0,31% di tahun 2012 menjadi 0,10% di tahun 2013.
Di akhir tahun 2013, Bank QNB Kesawan membukukan laba bersih sebesar Rp 3,3 miliar.
Lebih lanjut, keterangan pers itu menjelaskan bahwa Bank QNB Kesawan menyetujui pengunduran diri Yosep Solohin Yo sebagai direktur kepatuhan; pengunduran diri berlaku efektif tanggal 15 Maret 2014.
Bank QNB Kesawan adalah anak perusahaan dari QNB (Qatar National Bank) yang beroperasi di 15 kota besar di Indonesia dengan total 44 cabang.
Sedangkan Qatar National Bank (bagian dari QNB Group) didirikan pada tahun 1964 sebagai bank komersial pertama milik Qatar, dengan struktur kepemilikan sebagai berikut: Qatar Investment Authority (50%), dan sektor swasta (50%). (ZIZ)
EDITOR: DHI