Jakarta, TopBusiness—Pemerintah Estonia menegaskan kembali komitmennya untuk memerkuat kerjasama dengan Indonesia pada tahun 2026, dengan fokus utama pada inovasi maritim dan keamanan siber.
Prioritas ini mencerminkan posisi Estonia sebagai salah satu negara digital terdepan di dunia. “Serta ambisi untuk membangun kemitraan jangka panjang dengan Indonesia di sektor-sektor yang menjadi kepentingan bersama,” kata Duta Besar Estonia untuk Indonesia, H.E. Veiko Kala. Itu dikatakannya dalam keterangan yang diterima hari ini oleh Redaksi Topbusiness.id.
Ia menekankan bahwa dalam hubungan dengan Indonesia, inovasi maritim akan menjadi salah satu prioritas utama pada tahun 2026. Port of Tallinn, yang dikenal sebagai salah satu pelabuhan paling digital dan efisien di Eropa Utara, menjadi contoh kemampuan Estonia dalam pengelolaan pelabuhan modern.
Untuk mendorong kerjasama yang lebih praktis, Estonia akan mengirim Maritime Delegation ke Indonesia pada April 2026, yang terdiri atas perusahaan-perusahaan maritim dan teknologi Estonia.
Keamanan siber menjadi pilar kedua dalam agenda kerjasama Estonia di 2026. Sebagai rumah bagi NATO Cooperative Cyber Defence Centre of Excellence, Estonia akan berbagi keahlian dalam melindungi infrastruktur digital dan maritim.
Ketika infrastruktur maritim dan nasional semakin terhubung secara digital, keamanan siber bukan lagi pilihan—ini adalah kebutuhan dasar. “Estonia berkomitmen bekerja bersama institusi di Indonesia untuk memperkuat ketahanan, melindungi sistem-sistem penting, dan membangun kepercayaan digital jangka panjang,” tambah dia.
