TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pacu Investasi, Pemerintah Tambah Enam KEK Baru pada 2026

Nurdian Akhmad
9 December 2025 | 16:30
rubrik: Ekonomi
Mantap, JIIPE Gresik Milik AKRA Resmi Jadi KEK Teknologi dan Manufaktur

Jakarta, TopBusiness – Pemerintah memastikan akan menambah enam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru pada 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat daya saing industri, memperluas pemerataan ekonomi, serta memacu arus investasi baru di berbagai wilayah.

Plt Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menjelaskan, penambahan KEK ini antara lain ada di Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. “Sektornya macam-macam mulai dari industri mobil listrik, hilirisasi batu bara, hilirisasi aluminium, hingga petrokimia,” ujar Edwin dalam Indonesia Special Economic Zone (SEZ) Business Forum di Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Penetapan KEK baru ini diharapkan membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru, memperkuat rantai pasok nasional, serta mendorong peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi di berbagai sektor prioritas.

Saat ini, terdapat 25 KEK aktif yang terdiri atas 13 KEK industri, 8 KEK jasa pariwisata, 3 KEK digital, dan 1 KEK lainnya. Dengan rencana penambahan enam KEK baru, jumlah total kawasan akan meningkat menjadi 31 KEK pada 2026.

Edwin menyatakan bahwa kinerja KEK hingga kuartal III/2025 menunjukkan tren yang sangat positif. Sejak 2012, total realisasi investasi mencapai 18,83 miliar dolar AS atau sekitar Rp314 triliun, dengan capaian tahun 2025 mencapai 3,6 miliar dolar AS (Rp60 triliun).

“Pada tahun ini saja, KEK menghasilkan investasi 3,6 miliar dolar AS, melampaui target tenaga kerja dengan menciptakan lebih dari 79 ribu lapangan kerja, serta mencapai nilai ekspor 5,43 miliar dolar AS. Hal ini menunjukkan kontribusi mereka yang kuat dan konsisten terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Edwin.

Kinerja tersebut mencerminkan pertumbuhan investasi sebesar 29,48 persen dibandingkan kuartal III/2024. Secara kumulatif, sejak berbagai KEK beroperasi, telah tercipta 237 ribu pekerjaan baru. Khusus 2025, rekrutmennya jauh melebihi target awal 45 ribu, menjadi 79 ribu pekerja. “Kita malah lebih dari target,” kata Edwin.

BACA JUGA:   Sukses Lakukan Transformasi Digital, DJBC Diganjar Dua Penghargaan TOP DIGITAL Awards 2022

Pemerintah menilai capaian ini tidak lepas dari efisiensi operasional KEK, yang tercermin pada nilai incremental capital output ratio (ICOR) yang lebih rendah dibanding kawasan industri reguler. KEK dinilai semakin menarik bagi pelaku usaha berkat kombinasi insentif fiskal dan nonfiskal, kemudahan perizinan, serta ketersediaan infrastruktur terintegrasi.

Tags: kawasan ekonomi khusus
Previous Post

Profit Taking, IHSG Terkoreksi

Next Post

Aerostreet Luncurkan Parfum ‘The Tenth’, Simbol Perjalanan Satu Dekade Tumbuh Bersama Shop

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR