Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan naik hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (11/12/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Naik Hari Ini.
Pasar AS ditutup lebih tinggi pada hari Rabu (10 Desember). Dow +1,05%, diikuti S&P 500 0,67%, dan Nasdaq 0,33%. Saham AS mengakhiri hari di wilayah positif setelah Federal Reserve memberikan pemotongan suku bunga lagi tahun ini, dengan para pedagang semakin bertaruh pada pelonggaran moneter lebih lanjut pada tahun 2026. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun 0,88% (-3,7 bps) menjadi 4,115%, dan Indeks USD turun 0,57% menjadi 98,6.
Pasar komoditas ditutup bervariasi pada hari Rabu (10 Desember). Minyak mentah WTI +0,96% menjadi USD 58,94/bbl, minyak mentah Brent +0,95% menjadi USD 62,66/bbl, batu bara -0,64% menjadi USD 109,40/ton, CPO -1,05% menjadi MYR 4.061/ton, dan emas +0,44% menjadi USD 4.227,78/oz.
Pasar Asia juga ditutup bervariasi pada hari Rabu (10 Desember). Kospi -0,21%, Hang Seng +0,42%, Nikkei -0,10%, dan Shanghai -0,23%.
IHSG naik 0,51% menjadi 8.700,9, dengan penjualan bersih asing sebesar Rp 43,3 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatat penjualan bersih Rp 126,3 miliar, sementara di pasar negosiasi mereka mencatat pembelian bersih Rp 83 miliar. Penjualan bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh RAJA (Rp 223,4 miliar), COIN (Rp 161,6 miliar), dan BBRI (Rp 143,7 miliar). Pembelian bersih terbesar tercatat oleh BUMI (Rp 539,8 miliar), CBDK (Rp 98,7 miliar), dan BMRI (Rp 81,1 miliar). Saham-saham yang mengalami pergerakan paling signifikan adalah MORA, BUMI, dan BRPT, sedangkan saham-saham yang mengalami pergerakan paling lambat adalah COIN, BBRI, dan APIC.
Pagi ini, baik Nikkei (0,31%) maupun Kospi (+0,65%) dibuka lebih tinggi. “Kami memperkirakan IHSG akan naik hari ini, didukung oleh sentimen positif dari pasar regional dan global,” demikian sebagaimana dikutip.
