Pontianak, TopBusiness – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat atau Bank Kalbar bekerja sama dengan MSI Institute menyelenggarakan In House Training tentang IT Service Management (ITSM) atau Manajemen Layanan TI.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 16-17 Desember 2025 di Gedung Diklat Dapen Bank Kalbar, Pontianak ini diikuti 28 peserta yang berasal dari berbagai divisi dan cabang di Bank Kalbar.
Acara pelatihan dibuka dengan sambutan oleh Direktur Utama Bank Kalbar Rokidi, S.E., M.M. dan sambutan CEO MSI Group, M Lutfi Handayani, MM., MBA. Hadi pula dalam acara pembukaan pelatihan ini R.S.M. Al Amin B.A., M.E., M.H. GRCE., CAFM., CRM. (Direktur Kepatuhan Bank Kalbar), Benjamin de Haan (Penasihat MSI Group), serta Edwin H Chaidir selaku trainer pelatihan tersebut.
Dalam sambutannya, Rokidi menyampaikan bahwa salah satu tujuan kegiatan pelatihan ini ada untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) Bank Kalbar agar semakin maju dan unggul. Bersama dengan MSI Institute, kata Rokidi, Bank Kalbar sepanjang tahun 2025 ini sudah menggelar empat kali pelatihan.

Sementara itu, M Lutfi Handayani dalam sambutannya menyampaikan soal mulai meningkatnya awareness perusahaan-perusahaan di Indonesia terhadap keamanan digital. “Di awal era digitalisasi, kreativitas dan inovasi yang selalu dikejar dan menjadi fokus utama, sekarang keamanan digital juga sudah menjadi concern utama yang selevel dengan kreativitas atau inovasi digital,” ujarLutfi.
Lutfi juga menyatakan bahwa In House Training ITSM ini adalah untuk menjawab tantangan dalam mengelola layanan teknologi informasi secara efisien dan efektif guna mendukung tujuan bisnis. Perluasan penggunaan teknologi membuat organisasi membutuhkan kerangka kerja, seperti ITIL, untuk merancang, menerapkan, dan mengoptimalkan layanan TI secara sistematis, yang mana training
Sebagai bank regional, kata Lutfi, Bank Kalbar harus memastikan bahwa sistem TI-nya tidak hanya mendukung transaksi standar tetapi juga mampu menghadapi tuntutan digitalisasi, regulasi perbankan, dan perubahan lingkungan persaingan.
Dengan Pelatihan ITSM ini akan membantu Bank Kalbar mengembangkan kemampuan internal agar layanan TI-nya bisa lebih reliable, measurable, aligned with business, sehingga mendukung strategi pertumbuhan dan layanan ke nasabah.
“Dengan meningkatkan maturitas layanan TI, Bank Kalbar dapat memperkuat tata kelola TI (governance), keamanan, ketersediaan layanan dan efisiensi operasional, yang semuanya menjadi keunggulan kompetitif,” ujar dia.

Selama dua hari, para peserta mendapat berbagai materi pelatihan yang diberikan oleh Edwin H Chaidir, trainer yang sudah 25 tahun berpengalaman di bidang teknologi informasi (TI) dan Security.
Ada delapan modul yang disampaikan Edwin dalam In House Training ITSM ini. Pertama adalah tentang Konsep Dasar ITSM dan ITIL (Information Technology Infrastructure Library), kemudian Service Lifecycle & Value Chain ITSM, Service Strategy & Design, Service Operation. Selanjutnya modul kelima adalah Change, Release & Configuration, kemudian Service Level Management & Performance Measurement Management, Continual Service Improvement (CSI), dan modul kedelapan tentang Roadmap Implementasi ITSM di Bank Kalbar.
MSI Institute merupakan unit bisnis di bidang konsultasi dan pelatihan dari MSI Group. Insitusi ini rutin menggelar pelatihan-pelatihan terkait CSR, GRC (Governance, Risk Management dan Compliance Management), Cyber Security, dan Pelatihan Public Speaking yang diikuti kalangan pofesional baik dari korporasi swasta, BUMN, maupun BUMD.

Foto: Dok. TopBusiness/Kevin
