TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kini RI Incar Pasar 180 Juta Warga Uni Eurasia

Achmad Adhito
23 December 2025 | 14:45
rubrik: Ekonomi
Perintis Triniti Gaet Kredit Puluhan  Miliar dari Bank Mandiri

Sumber Ilustrasi Foto: Freepik

Jakarta, TopBusiness—Menteri Perdagangan RI (Mendag) Budi Santoso menandatangani Persetujuan Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (Indonesia–EAEU FTA) pada Minggu 21/12/2025) di St. Petersburg, Rusia. Hal itu di sela Konferensi Tingkat Tinggi Uni Ekonomi Eurasia.

Dalam keterangan resmi, hari ini, Mendag Budi Santoso mengatakan: persetujuan ini akan menciptakan peluang perluasan pasar nontradisional di kawasan Eurasia yang memiliki populasi 180 juta penduduk dan Produk Domestik Bruto (PDB) USD 2,56 triliun.

Sedangkan bagi Eurasia, Indonesia menawarkan peluang ekonomi dengan populasi 281,6 juta penduduk dengan PDBUSD 1,4 triliun dan kelas menengah yang terus tumbuh secara eksponensial.

Perundingan Indonesia-EAEU FTA dimulai pada 2023 dan rampung dalam waktu dua tahun. Mendag Budi Santoso menilai, capaian ini merupakan hasil kerja keras, rasa saling percaya, serta komitmen kuat seluruh pemangku kepentingan. “Proses ini mencerminkan tekad bersama untuk memerkuat perdagangan di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah,” tutur dia.

Sementara itu, Kepala Komisi Uni Ekonomi Eurasia Bakytzhan Sagintayev menyampaikan, pertemuan ini membahas sejumlah isu strategis terkait mencakup sektor perdagangan, logistik, serta berbagai bidang yang mendukung penguatan kerja sama ekonomi antara dua pihak.

“Hari ini kami menandatangani dokumen penting, yaitu FTA antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia. Kami berharap, setelah perjanjian ini mulai diimplementasikan, perdagangan antara negara-negara kami dapat meningkat hingga dua kali lipat,”ujar Sagintayev.

BACA JUGA:   Outlook 2019, Pefindo Proyeksi Kupon Surat Utang Bakal Meninggi
Tags: eurasiamendag budi santosoperdagangan indonesia-eurasia
Previous Post

Kementerian ESDM: Pastikan Tidak Ada Aktivitas Tambang di Lereng Gunung Slamet!

Next Post

Penegakan Aturan Sektor Pertambangan Mesti Diperkuat untuk Peningkatan Investasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR