Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup tahun perdagangan 2025 lalu di posisi 8.646,94 atau naik tipis 0,03% alias bertambah 2,68 poin.
Tercatat, sebanyak 346 saham mengalami kenaikan, kemudian 317 saham turun, dan 146 saham stagnan.
Selanjutnya, sebanyak enam indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan lima indeks sektoral lainnya masuk zona merah.
Adapun untuk Top 5 Gainers pada hari Selasa (30/12/2025) itu, tercatat saham CINT membukukan keuntungan terbesar di pasar yakni 34,81%, disusul PPRE (25,36%), RMKO (24,73%), ADMG (21,55%), dan POLU (19,9%).
“Dan untuk perdagangan di awal tahun ini, BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham untuk trading idea, BUMI, HUMI, INET, TINS, SMDR, dan CDIA,” ujar Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Jumat (2/1/2026).
Trading Idea 2 Januari 2026: BUMI, HUMI, INET, TINS, SMDR, dan CDIA
- BUMI Spec Buy dengan area beli di 362-366, cutloss di bawah 360. Target dekat di 370-374.
- HUMI Buy on Weakness dengan area beli di 252-256, cutloss di bawah 248. Target dekat di 264-268.
- INET Buy if Break 770 dengan target dekat di 785-800. Jika break di atas 800, potensi naik ke 855-900. Cutloss di bawah 740.
- TINS Spec Buy dengan area beli di 3100-3110, cutloss di bawah 3040. Target dekat di 3150-3180.
- SMDR Spec Buy dengan area beli di 388-392, cutloss di bawah 386. Target dekat di 398-410.
- CDIA Buy on Weakness dengan area beli di 1640-1660, cutloss di bawah 1625. Target dekat di 1700-1720.
