Jakarta, TopBusiness – PT Kimia Farma Tbk (IDX: KAEF) tengah menjalankan Rencana Restrukturisasi Perusahaan (RRP) guna memperkuat stabilitas keuangan dan mendorong pertumbuhan bisnis. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memperoleh alternatif pendanaan berupa Pinjaman Pemegang Saham (Shareholder Loan/SHL) senilai Rp846 miliar.
Pendanaan tersebut bersumber dari PT Danantara Asset Management yang disalurkan melalui PT Bio Farma (Persero) selaku induk holding Kimia Farma. Dana SHL akan diberikan setelah seluruh syarat dan ketentuan pencairan dipenuhi oleh Perseroan.
“Tambahan modal kerja ini akan digunakan untuk mendukung operasional bisnis yang berdampak langsung terhadap aktivitas produksi dan penjualan. Rencana penerimaan SHL juga telah memperoleh pendapat kewajaran dari pihak independen,” jelas manajemen dalam keterangannya yang dikutip, Jumat (9/1/2026).
Skema pendanaan dilaksanakan secara terstruktur dan sesuai kebijakan pemegang saham, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Melalui dukungan SHL tersebut, Kimia Farma optimistis dapat meningkatkan kinerja operasional sekaligus menjaga keberlangsungan usaha di tengah proses restrukturisasi yang tengah dijalankan.
