Jakarta, TopBusiness – Cermati Fintech Group memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) berbasis ekonomi sirkular.
Berkolaborasi dengan Bank Sampah Kertabumi, Tangerang Selatan, Cermati menjalankan program CSR yang berfokus pada pengurangan dan pemanfaatan sampah.
Melalui ekosistem perusahaannya mulai dari Cermati, Cermati Protect, Cermati Invest, Indodana Finance, hingga Indodana Fintech, Cermati menyediakan mesin pengolah sampah anorganik di Kertabumi Recycling Center. Program ini juga mencakup pengelolaan limbah operasional perusahaan seperti kertas, kain, plastik, dan impraboard.
Hingga saat ini, sekitar 660 kilogram sampah gabungan berhasil dikumpulkan dan diolah kembali oleh warga sekitar yang tergabung dalam Karang Taruna dan PKK menjadi produk kerajinan bernilai jual. Produk daur ulang tersebut dipasarkan melalui galeri dan media sosial Kertabumi, dengan hasil penjualan yang diputar kembali untuk mendukung operasional serta kesejahteraan warga.
CEO Cermati Fintech Group Andhy Koesnandar menegaskan bahwa tanggung jawab lingkungan merupakan bagian dari strategi bisnis perusahaan. “Kami percaya pertumbuhan bisnis tidak boleh mengesampingkan kelestarian lingkungan. Melalui pemanfaatan material branding menjadi produk fungsional, kami berupaya meminimalkan jejak karbon dan memperpanjang siklus hidup material promosi,” ujar Andhy dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).
Senada, Direktur Utama Indodana Fintech Ronny Wijaya menyebut inisiatif ini sebagai langkah nyata membangun ekosistem teknologi finansial yang berkelanjutan. “Kami ingin solusi digital yang kami hadirkan berjalan beriringan dengan dampak positif bagi lingkungan,” katanya.
Sementara itu, Direktur Indodana Finance Iwan Dewanto menyoroti aspek pemberdayaan masyarakat. “Fokus kami bukan hanya pada mesin, tetapi pada peningkatan kapasitas masyarakat. Sampah bukan akhir proses, melainkan awal dari nilai ekonomi baru,” ujarnya.
Mesin daur ulang yang disediakan memiliki kapasitas hingga 20 ton per bulan atau sekitar 240 ton per tahun, dengan masa pakai mencapai 15 tahun. Dengan demikian, kolaborasi ini berpotensi mendukung pengolahan hingga 3.600 ton sampah dalam jangka panjang, sekaligus memperluas dampak sosial dan lingkungan dari program CSR Cermati Fintech Group.
