Jakarta, TopBusiness — Indeks harga saham gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan saham Jumat di zona hijau setelah bergerak dinamis sepanjang hari. Indeks komposit Jakarta berhasil naik tipis sekitar 11,28 poin atau 0,13% menjadi 8.936,75.
Selama perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi intraday di sekitar 8.981, dan terendah di kisaran 8.908 poin, mencerminkan volatilitas pasar yang cukup tinggi meskipun akhirnya berakhir dengan penguatan kecil.
Tercatat, volume perdagangan 55,7 miliar saham, dengan nilai transaksi ± Rp27,02 triliun. Jumlah saham yang menguat, melemah dan stagnan masing-masing 359, 318, dan 137 saham dengan nilai kapitalisasi pasar di BEI di sekitar Rp16.330 triliun.
Berdasarkan catatan pergerakan sektor pada sesi perdagangan Jumat (9/1/2026), berikut ini persentase kenaikan sektor-sektor yang turut mendorong IHSG:
- Sektor siklikal/siklus ekonomi (Consumer Cyclical): +3,32% — sektor ini memimpin penguatan di antara sektor-sektor lainnya, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap saham-saham yang sensitif terhadap pertumbuhan ekonomi.
- Sektor properti: +1,73% — kenaikan ini mencerminkan optimisme pasar terhadap sektor real estate dan pengembangan infrastruktur.
- Sektor energi: +1,64% — sektor energi menguat seiring dengan rebound harga komoditas, termasuk minyak, yang memberikan sentimen positif bagi saham energi.
- Sektor kesehatan: +1,42% — sektor ini menunjukkan performa yang solid, memperkuat indeks secara keseluruhan.
- Sektor bahan baku (Basic Materials): +0,99% — sektor bahan baku ikut mencatatkan kenaikan yang signifikan meskipun volatilitas global masih tinggi.
- Sektor industri: +0,66% — didukung oleh permintaan domestik serta optimisme terkait produksi dan ekspansi bisnis.
- Sektor non-siklikal (Consumer Non-Cyclical): +0,36% — sektor ini turut menjaga kestabilan indeks di tengah pergerakan pasar yang mixed.
- Sektor transportasi: +0,28% — segmen transportasi juga menguat meski dalam persentase yang lebih moderat.
Secara keseluruhan, mayoritas sektor saham di BEI berada di zona hijau, mencerminkan dukungan luas terhadap pergerakan IHSG. Penguatan sektor-sektor utama ini mendorong indeks terus mendekati level psikologis 9.000 poin, meskipun terdapat tekanan pada beberapa saham berkapitalisasi besar di tengah aksi profit taking.
