TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pasar bisa Lanjut Rebound, Saham MEDC, ARCI, CDIA, MINA, ANTM, dan ENRG Disarankan

Busthomi
14 January 2026 | 08:34
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup naik 0.72%, disertai dengan net buy asing Rp1.45 triliun. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah INCO, ASII, MBMA, BBNI, dan ANTM.

Untuk perdagangan hari ini, menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, laju IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan sepanjang bertahan di support 8900.

“Dengan level support IHSG diproyeksi di rentang 8860-8900 dan level resist IHSG diramal di kisaran 8970-9000,” ujar dia dalam risetnya, Rabu (14/1/2026).

Global Overnight Review

Wall Street Melemah, tertekan Manuver Trump. Indeks-indeks saham Wall Street turun pada perdagangan Selasa (13/1), seiring tekanan pada saham JPMorgan dan meningkatnya volatilitas pasar akibat rangkaian kebijakan Presiden AS Donald Trump.

Indeks S&P 500 turun 0,19%, Dow Jones melemah 0,8% dan Nasdaq Composite menurun 0,1%.

Saham JPMorgan terkoreksi 4,2%, meskipun kinerja keuangan kuartal IV melampaui ekspektasi.

Kenaikan pendapatan perdagangan tidak mampu menutupi pelemahan biaya investment banking yang berada di bawah proyeksi.

Goldman Sachs turun lebih dari 1%, sementara Mastercard dan Visa masing-masing melemah 3,8% dan 4,5%.

Trump sebelumnya juga mengusulkan agar perusahaan pertahanan dilarang membagikan dividen dan melakukan buyback saham, serta melarang investor institusi besar membeli lebih banyak rumah tapak tunggal.

Saham Microsoft turut melemah lebih dari 1% setelah Trump menyatakan perusahaan tersebut akan mengumumkan kebijakan untuk mencegah kenaikan biaya utilitas akibat ekspansi pusat data.

Di sisi lain, pasar sempat menguat setelah data inflasi AS menunjukkan core CPI Desember naik 0,2% MoM dan 2,6% YoY, di bawah ekspektasi. Inflasi utama naik 0,3% MoM dan 2,7% YoY, sesuai ekspektasi.

Bursa Asia Melesat: Nikkei Cetak Rekor Tertinggi, AI Menjadi Pendorong. Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Selasa (13/1), dipimpin oleh kenaikan saham Jepang setelah indeks Nikkei memimpin kenaikan.

BACA JUGA:   Pertamina Geothermal Energy Optimistis Raih Target Jadi 1 GW Company

Sentimen positif investor terhadap sektor AI menjadi pendorong utama, meski ketidakpastian terkait independensi The Fed masih membayangi pasar global.

Indeks Nikkei Jepang melonjak 3,10%, ditopang pelemahan yen serta spekulasi kebijakan stimulus fiskal. Sementara itu, Kospi Korea Selatan naik 1,47%, Hang Seng Hong Kong menguat 0,90% dan Taiex Taiwan bertambah 0,46%.

Sedangkan, FTSE Straits Times menguat 0,85% dan FTSE Malay KLCI naik 0,75%. Sementara itu, pasar menantikan rilis data inflasi konsumen AS bulan Desember.

Manajemen perbankan diperkirakan akan mendapat banyak pertanyaan terkait rencana Presiden AS Donald Trump yang mengusulkan pembatasan bunga kartu kredit maksimal 10% selama satu tahun mulai 20 Januari.

Bank-bank sebelumnya memperingatkan kebijakan ini berpotensi membatasi akses kredit bagi jutaan rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama menyatakan telah menyampaikan kekhawatiran atas pelemahan yen yang bersifat satu arah kepada Menteri Keuangan AS Scott Bessent. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)

Trading Idea hari ini: MEDC, ARCI, CDIA, MINA, ANTM, dan ENRG

  • MEDC Buy if Break 1505, dengan target dekat di 1530-1560. Cutloss di bawah 1490.
  • ARCI Spec Buy dengan area beli di 1745-1755, cutloss di bawah 1735. Target dekat di 1770-1805.
  • CDIA Buy if Break 1540, dengan target dekat di 1575-1620. Cutloss di bawah 1510.
  • MINA Spec Buy dengan area beli di 560-570, cutloss di bawah 550. Target dekat di 615-645.
  • ANTM Spec Buy dengan area beli di 3840-3880, cutloss di bawah 3810. Target dekat di 3920-3950.
  • ENRG Spec Buy dengan area beli di 1635-1645, cutloss di bawah 1620. Target dekat di 1670-1710.
Tags: sahamsaham hari inisaham pilihan
Previous Post

JCI Diperkirakan Menguat Hari Ini

Next Post

Sebanyak 348 Saham Naik Kemarin, Hari Ini Koleksi TINS, NCKL, TUGU dan ADMR

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR