TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

JCI Diperkirakan Menguat Hari Ini

Agus Haryanto
14 January 2026 | 08:31
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan alias Jakarta Composite Index (JCI) di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan menguat hari ini.

Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (14/1/2026), memperlihatkan judul JCI Diperkirakan Menguat Hari Ini.

Pasar saham AS ditutup lebih rendah pada hari Selasa (13 Januari), dengan Dow Jones turun 0,80%, S&P 500 0,19%, dan Nasdaq 0,10%. S&P 500 turun karena investor menjual saham JPMorgan meskipun kinerja lebih baik dari yang diharapkan, sementara bergulat dengan volatilitas yang dipicu oleh serangkaian proposal yang dilontarkan oleh Presiden Donald Trump dalam beberapa hari terakhir. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun 0,14% (–0,6 bps) menjadi 4,178%, sementara Indeks Dolar AS naik 0,28% menjadi 99,16.

Pasar komoditas beragam pada hari Selasa (13 Januari). Harga minyak mentah WTI naik 2,38% menjadi USD 61,03 per barel, minyak mentah Brent naik 2,51% menjadi USD 65,47 per barel, harga batu bara naik 1,16% menjadi USD 108,65, harga CPO turun 0,64% menjadi MYR 4.064, sementara harga emas turun 0,24% menjadi USD 4.586,5 per ons.

Sebagian besar pasar saham Asia ditutup lebih tinggi pada hari Selasa (13 Januari), dengan Hang Seng naik 0,90% dan Shanghai Composite turun 0,64%, sementara Nikkei melonjak 3,10%.

Indeks Komposit Indonesia (JCI) ditutup lebih tinggi sebesar 0,72% pada 8.948,3. Investor asing mencatatkan total pembelian bersih Rp 1.986 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp 1.446,6 miliar, sementara di pasar negosiasi tercatat pembelian bersih asing Rp 539,4 miliar. Pembelian bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat di INCO (Rp 274,8 miliar), ASII (Rp 229,3 miliar), dan MBMA (Rp 197,9 miliar). Sementara itu, penjualan bersih asing terbesar tercatat di HRTA (Rp 113 miliar), BBCA (Rp 98,9 miliar), dan BBRI (Rp 92,8 miliar). Saham-saham yang paling banyak mengalami pergerakan adalah ASII, TLKM, dan MBMA, sedangkan saham-saham yang paling sedikit mengalami pergerakan adalah BRMS, BUMI, dan IMPC.

BACA JUGA:   Indeks di Pembukaan Perdagangan Negatif

Pagi ini, indeks Kospi dibuka lebih tinggi sebesar 0,20%, sementara Nikkei juga dibuka lebih tinggi sebesar 0,90%. “Kami memperkirakan JCI akan diperdagangkan lebih tinggi hari ini, didukung oleh sentimen positif dari pasar internasional dan regional,” demikian sebagaimana dikutip.

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Perkuat Pasar Semen, SIG Bangun Kolaborasi Strategis di Infrastructure Summit

Next Post

Pasar bisa Lanjut Rebound, Saham MEDC, ARCI, CDIA, MINA, ANTM, dan ENRG Disarankan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR