TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perdagangan Ramai dan Likuid, IHSG Akhiri Sesi di Zona Hijau

Agus Haryanto
14 January 2026 | 16:27
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks Komposit Jakarta tercatat naik sekitar 0,9% atau lebih dari 80 poin, menjadi 9.030. Penguatan ini menegaskan optimisme pelaku pasar yang kembali mendominasi perdagangan saham domestik.

Sejak pembukaan, IHSG bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat. Aksi beli yang meningkat pada sesi kedua perdagangan membuat indeks bertahan di zona hijau hingga penutupan, didukung oleh penguatan saham-saham berkapitalisasi besar.

Dari sisi aktivitas, perdagangan saham hari ini berlangsung cukup aktif. Volume perdagangan mencapai sekitar 29,5 miliar saham, dengan nilai transaksi sekitar Rp13 triliun. Sementara itu, frekuensi transaksi tercatat mendekati 1,5 juta kali, mencerminkan tingginya partisipasi investor baik dari kalangan institusi maupun ritel.

Seiring dengan kenaikan indeks, nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia turut meningkat di kisaran Rp16.400 triliun, menandakan nilai pasar saham nasional yang terus berkembang.

Penguatan IHSG hari ini ditopang oleh beberapa faktor utama. Pertama, sentimen positif terhadap prospek ekonomi domestik mendorong investor kembali melakukan akumulasi saham. Kedua, penguatan saham sektor perbankan dan saham unggulan memberikan kontribusi besar terhadap pergerakan indeks.

Selain itu, aksi beli di saham-saham berfundamental kuat semakin intensif menjelang penutupan perdagangan. Tekanan jual yang sempat muncul di awal sesi relatif terbatas, sehingga tidak mengganggu tren penguatan secara keseluruhan.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah saham perbankan besar menjadi penopang utama IHSG. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tercatat naik sekitar 20 poin dan ditutup di kisaran Rp3.720 per saham. Penguatan ini mencerminkan minat beli investor yang masih kuat terhadap saham perbankan pelat merah.

BACA JUGA:   Akhir Sesi Sore, IHSG Melonjak Tajam

Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bergerak stabil dengan kecenderungan menguat dan bertahan di area Rp8.000-an per saham, sejalan dengan sentimen positif sektor keuangan.

Selain saham perbankan, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) juga mencatatkan pergerakan positif dan menjadi salah satu saham yang aktif diperdagangkan, seiring meningkatnya minat investor pada saham-saham non-bank.

Dengan ditutupnya IHSG di zona hijau dan aktivitas perdagangan yang solid, pelaku pasar menilai tren positif masih berpeluang berlanjut dalam jangka pendek. Namun demikian, investor tetap diimbau mencermati dinamika global dan potensi volatilitas pasar yang dapat muncul sewaktu-waktu.

Secara keseluruhan, perdagangan menunjukkan kepercayaan investor yang tetap terjaga terhadap pasar saham Indonesia, tercermin dari penguatan indeks, tingginya nilai transaksi, serta kenaikan kapitalisasi pasar.

(Sumber Data: AI)

Tags: ihsgindeks
Previous Post

88.519 Pekerja Terkena PHK Sepanjang 2025, Terbanyak Jabar

Next Post

Pertumbuhan Harga Rumah Seken Kalah oleh InflasiĀ 

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR