TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Juda Agung Mundur dari DG, Siap Digantikan Keponakan Prabowo? Ini Kata BI

Busthomi
20 January 2026 | 11:52
rubrik: Ekonomi
Jelang Ramadhan, BI Sebut Ada Perbaikan Kinerja Penjualan Eceran

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Bank Indonesia (BI) membenarkan isu pengunduran diri salah satu Deputi Gubernur (DG)-nya, yakni Juda Agung. Kabarnya pengunduran diri Juda Agung kemungkinan akan digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan saat ini, Thomas Djiwandono. Thomas sendiri merupakan keponakan dari Presiden Prabowo Subianto.

Adapun rencana pengunduran diri Juda sendiri disebut pihak BI sudah berjalan lama. Artinya tidak tiba-tiba seperti saat ini.

“Kami mengkonfirmasi bahwa Deputi Gubernur Bank Indonesia, Bapak Juda Agung, telah mengajukan pengunduran diri kepada Presiden RI, terhitung sejak tanggal 13 Januari 2026 lalu,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dikutip Selasa (20/1/2026).

Selanjutnya, kata dia, atas kekosongan jabatan Deputi Gubernur tersebut maka Gubernur Bank Indonesia telah merekomendasikan calon kepada Presiden.

Selanjutnya, Presiden mengusulkan dan mengangkat Deputi Gubernur terpilih sebagaimana persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat. Hal ini  diatur pada Pasal 41, Pasal 48, dan Pasal 50 UU Bank Indonesia sebagaimana terakhir diubah oleh UU No. 3 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). “Bank Indonesia akan tetap fokus pada tugas utama untuk mencapai dan memelihara stabilitas nilai rupiah, memelihara kelancaran sistem pembayaran, dan menjaga stabilitas sistem keuangan yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Termasuk saat ini BI akan fokus pada pelaksanaan Rapat Dewan Gubernur Januari 2026 yang keputusannya akan diumumkan pada Rabu, 21 Januari 2026,” ujar dia.

BACA JUGA:   Dukung Kebijakan Pro-Stability, BI Rate Tetap 6%
Tags: bank indonesiadeputi gubernur BIjuda agungThomas Djiwandono
Previous Post

Kembali, BSI Torehkan Prestasi di Kancah Internasional

Next Post

GRPM Bidik Kenaikan Pendapatan 10 Persen di 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR