TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Wisatawan Korea Minati Resort di Bali Ini

Achmad Adhito
22 January 2026 | 08:14
rubrik: Business Info
Wisatawan Korea Minati Resort di Bali Ini

Sumber Foto: Istimewa/Sanggraloka Ubud

Jakarta, TopBusiness—Di tengah pergeseran pasar pariwisata Bali menuju segmen wellness dan retret premium, Sanggraloka Ubud (sebuah resort) mencatat dominasi wisatawan Korea Selatan sebagai pasar utama tamu asing sepanjang akhir 2025, menandai perubahan pola permintaan yang signifikan di Pulau Dewata.

Berdasarkan estimasi internal, tingkat hunian Sanggraloka Ubud pada akhir 2025 telah mencapai kisaran 65-70 persen pada masa soft-opening yang mencerminkan kuatnya penerimaan pasar terhadap konsep eco-luxury wellness retreat yang mengedepankan privasi, alam, dan budaya Bali.

Hal itu dikatakan General Manager Sanggraloka Ubud, Komang Kariyana, dalam keterangan resmi yang diterima Majalah TopBusiness, hari ini.

Momentum ini hadir di tengah tren pariwisata Bali yang menguat pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara telah menembus lebih dari 20.000 kedatangan per hari, meningkat dari kisaran 17.000 kedatangan per hari sebelum Natal dan Tahun Baru.

Secara akumulatif, Bali telah menerima sekitar 6,7 juta kunjungan wisman dari Januari hingga pertengahan Desember 2025, naik sekitar 400.000 kunjungan dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencatat 6,3 juta wisatawan.

Tren pasar Asia juga menunjukkan momentum kuat. Di tingkat properti, Sanggraloka Ubud mencatat meningkatnya kontribusi tamu asal Korea Selatan dengan proporsi sekitar ±28–32 persen dari total tamu asing di akhir 2025.

“Pola ini menegaskan meningkatnya minat pasar Asia terhadap destinasi wellness dan retreat berbasis alam dan budaya, selaras dengan pengalaman yang dikurasi Sanggraloka Ubud,” kata Komang.

Minat wisatawan Korea Selatan terhadap Sanggraloka Ubud selaras dengan karakteristik pasar Korea yang sangat menghargai privasi, estetika alam yang tenang, pengalaman healing, serta perjalanan bernilai emosional, di mana vila privat, lanskap hijau Ubud, ritual wellness Bali, dan suasana retret yang eksklusif menjadi faktor utama dalam keputusan berlibur mereka.

BACA JUGA:   PUPR: 10 Bendungan Siap Diresmikan Tahun Ini

Kini, wisawatan datang dengan ekspektasi yang lebih dalam. Mereka menginginkan pengalaman yang menenangkan, autentik, dan bermakna. “Capaian akhir 2025 menjadi validasi bagi arah yang kami pilih. “Masuk 2026, kami akan memperdalam kualitas pengalaman, bukan sekadar mengejar volume,” ujar Komang Kariyana.

Tags: Pariwisata Balisanggraloka ubudwisatawan korea
Previous Post

Pasar bisa Balik Rebound, Saham Pilihan Hari Ini: NCKL, MDKA, MBMA, VKTR, EMTK, dan CPIN

Next Post

JCI – BEI Diperkirakan Naik Hari Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR