TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perkuat Akuntabilitas CSR, MSI Institute Gelar Pelatihan Teknik Pengukuran SROI di Bandung

Nurdian Akhmad
23 January 2026 | 10:50
rubrik: Business Info, Event
Perkuat Akuntabilitas CSR, MSI Institute Gelar Pelatihan Teknik Pengukuran SROI di Bandung

Bandung, TopBusiness — MSI Institute selama dua hari ini, 22–23 Januari 2026, menggelar Pelatihan tentang Teknik Pengukuran Social Return on Investment (SROI) bagi kalangan profesional. Pelatihan yang berlangsung di Mercure Bandung City Center, Bandung itu diikuti oleh 12 peserta dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Transportasi Gas Indonesia (TGI), dan PLN Batam.

Para peserta ini merupakan perwakilan perusahaan yang aktif mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR).

Pelatihan ini dilakukan sebagai upaya untuk mendorong perusahaan menerapkan pengukuran dampak program CSR atau TJSL yang lebih akuntabel dan berbasis nilai. Selaku pemateri utama pelatihan ini adalah pakar CSR nasional, Nurdizal M. Rachman.

Dalam pelatihan ini, Nurdizal M. Rachman, menegaskan bahwa SROI merupakan alat strategis bagi perusahaan dalam menilai efektivitas program CSR. “SROI membantu perusahaan memastikan bahwa program CSR benar-benar menciptakan nilai sosial yang nyata dan relevan bagi masyarakat, bukan sekadar memenuhi kewajiban pelaporan,” ujar Nurdizal di depan para peserta pelatihan.

Selama pelatihan, peserta dibekali pemahaman komprehensif mengenai konsep dan prinsip dasar SROI, teori perubahan (theory of change), hingga metodologi pengukuran dampak sosial. Materi disampaikan secara bertahap, mulai dari pengantar SROI, peran pemangku kepentingan, perancangan pengukuran dampak, hingga penentuan indikator dan teknik pengumpulan data.

Tidak hanya teori, pelatihan ini juga menekankan pendekatan praktis melalui studi kasus “Desa Bahari Lestari”. Peserta terlibat langsung dalam latihan kelompok, seperti penetapan ruang lingkup evaluasi, pemetaan pemangku kepentingan, penyusunan impact mapping, hingga diskusi mengenai tantangan kuantifikasi dampak dan potensi proxy awal.

Metode pelatihan dirancang interaktif melalui kombinasi presentasi, diskusi pleno, kerja kelompok, studi kasus, dan evaluasi, sehingga peserta dapat langsung mengaplikasikan kerangka SROI pada konteks program CSR masing-masing perusahaan.

BACA JUGA:   Menteri Basuki: Istikamah dalam Menjalankan Tugas

Melalui pelatihan ini, perusahaan peserta diharapkan mampu menggunakan SROI tidak hanya sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai dasar pengambilan keputusan strategis, peningkatan akuntabilitas, serta sarana komunikasi dampak sosial kepada para pemangku kepentingan.

MSI Institute merupakan unit bisnis di bidang konsultasi dan pelatihan dari MSI Group. Insitusi ini rutin menggelar pelatihan-pelatihan terkait CSR, GRC (Governance, Risk Management dan Compliance Management), Cyber Security, dan Pelatihan Public Speaking yang diikuti kalangan pofesional baik dari perusahaan swasta maupun BUMN dan BUMD.

Tags: MSI InstitutePelatihan SROI
Previous Post

FIFGROUP Borong Tiga Penghargaan Best Marketing Brands Award 2026

Next Post

Kemenperin Pertemukan Industri Produsen dan Pengguna Pati Ubi Kayu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR