TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bidik Pendapatan Naik 8%, BELL Siap Gelontorkan Belanja Modal Rp21 Miliar

Busthomi
23 January 2026 | 14:56
rubrik: Capital Market
Bidik Pendapatan Naik 8%, BELL Siap Gelontorkan Belanja Modal Rp21 Miliar

Direktur Utama BELL, Karsongno Wongsodjaja, dalam paparan publik insidentil, Jumat (23/1/2026). FOTO: SS TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT Trisula Textile Industries Tbk (IDX: BELL) mengaku banyak strategi bisnis yang diusung untuk mencapai target pendapatan di 2026 ini. Salah satu langkah yang ditempuh perseroan adalah dengan melakukan peremajaan mesin.

Demikian seperti disampaikan Direktur Utama BELL, Karsongno Wongsodjaja, dalam paparan public insidentil, Jumat (23/1/2026).

“Untuk target dan strategi 2026 ini dalam rangka menggenjot pendapatan yang bertumbuh 8% itu, Perseroan akan melakukan peremajaan mesin dengan melakukan modernisasi mesin dengan teknologi canggih untuk efisiensi produksi yang lebih tinggi,” tutur Karsongno.

Disebutnya, BELL sendiri memang mengincar penjualan sebesar Rp694,98 miliar pada tahun 2026 ini. Angka tersebut berarti akan bertumbuh sekitar 8% lebih tinggi dari proyeksi penjualan BELL tahun 2025 di angka Rp643,5 miliar.

Dan untuk mencapai hal tersebut, strategi lainnya yang diusung adalah, Perseroan juga akan mengembangkan produk inovatif yang selaras dengan kebutuhan pasar. Lalu akan mendirikan Trisula Innovation Center (TIC) untuk mendorong inovasi terintegrasi di sektor tekstil dan garmen.

Selanjutnya, manajemen Perseroan juga siap mengkonsolidasikan back office untuk efektivitas operasional yang lebih baik, serta yang terakhir secara rutin akan menghadirkan produk baru di divisi ritel daloam rangka meningkatkan pangsa pasar.

Di tempat yang sama, Direktur BELL, Heru Jatmiko menyebut, Perseroan akan menggelontorkan belanja modal (capital expenditure/capex) untuk mencapai target tersebut.

Kata dia, capex tersebut untuk memenuhi kebutuhan peremajaan mesin hingga upaya mendigitalisasi proses produksi guna mengurangi beban.

“Untuk tahun 2026 ini kami berencana mengalokasikan capex sekitar Rp21 miliar. Alokasi ini mencakup restrukturisasi permesinan, digitalisasi proses, kemudian pengembangan dan efisiensi operasional melalui pemanfaatan teknologi,” tutur Heru.

Dari seluruh capex yang dianggarkan perseroan pada tahun ini, sebesar sekitar 70% disebut akan dialokasikan guna peremajaan mesin milik BELL.

BACA JUGA:   Tahun Ini, CNMA Siapkan Capex Rp775 miliar untuk Buka 100 Layar Bioskop

Terdapat sedikitnya 5–10% mesin yang akan diremajakan oleh perseroan guna mendorong efektivitas produksi. Sementara sisanya akan digunakan untuk perluasan outlet atau gerai ritel milik perseroan.

Sekadar informasi, BELL merupakan bagian dari ekosistem terintegrasi PT Trisula International Tbk (IDX: TRIS) yang telah berpengalaman lebih dari 50 tahun di industri tekstil dan garmen.

Selain itu, BELL berfokus pada produksi kain berkualitas tinggi serta perdagangan kain dan pakaian jadi, dengan produk utama berupa kain 100% polyester, Poly Viscose, dan Protective Fabric yang dipasarkan melalui merek Bellini dan Caterina.

Perseroan memasok kain yang kemudian akan diproses lebih lanjut, bersinergi dengan ekosistem terintegrasi TRIS untuk menciptakan produk bernilai tambah, termasuk seragam instansi, seragam korporasi, dan produk dengan fitur khusus.

Sementara dalam ekosistem bisnisnya, BELL menyuplai produk untuk merek ritel JOBB dan Jack Nicklaus yang telah diakuisisi, sekaligus bermitra dengan sejumlah merek yang dipasarkan melalui department store, dengan total jaringan ritel yang hampir mencapai 200 gerai.

Tags: belanja modalBELLpendapatanPT Trisula Textile Industries Tbk
Previous Post

Kolaborasi dengan Asbanda, Telkom Dorong Percepatan Digitalisasi BPD

Next Post

531.425 Wajib Pajak sudah Lapor SPT

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR