Jakarta, TopBusiness – PT BPR Tanggo Rajo Perseroda menegaskan komitmennya memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui inovasi berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama PT BPR Tanggo Rajo Perseroda, Muhammad Asril, dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom, Jumat (23/1/2026).
Dalam paparannya, Asril menjelaskan bahwa visi perusahaan adalah membantu dan mendorong pertumbuhan perekonomian serta pembangunan daerah di berbagai sektor, sekaligus menjadi salah satu sumber pendapatan daerah guna meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“PT BPR Tanggo Rajo Perseroda berkomitmen menjalankan usaha perbankan yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan nasabah, serta mengembangkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi,” ujarnya.
Sebagai BUMD berbadan hukum Perseroda, BPR Tanggo Rajo menjalankan kegiatan usaha melalui penghimpunan dana masyarakat dalam bentuk tabungan dan deposito yang selanjutnya disalurkan kembali dalam bentuk kredit. Penyaluran kredit difokuskan pada seluruh lapisan masyarakat, khususnya sektor usaha produktif dan UMKM.
Strategi bisnis perusahaan diarahkan pada upaya memperoleh dana murah dari berbagai sumber yang dikelola secara bijak dan produktif, serta disalurkan tepat sasaran sesuai ketentuan perbankan. Dalam orientasi usahanya, BPR Tanggo Rajo menetapkan komposisi 70 persen untuk laba dan 30 persen untuk layanan publik dan sosial.
Dari sisi kinerja, tingkat kesehatan PT BPR Tanggo Rajo Perseroda per 31 Desember 2025 dinyatakan sehat berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Hal ini tercermin dari rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 125,32 persen, Return on Assets (ROA) 3,97 persen, BOPO 73,05 persen, serta PPAP yang telah mencapai 100 persen.
Asril menyampaikan bahwa pada tahun buku 2025 terjadi perbaikan kinerja yang signifikan, terutama pada pencapaian laba dan peningkatan outstanding kredit sektor produktif. Meski penyaluran kredit konsumtif Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan jaminan SK telah dialihkan ke Bank Pembangunan Daerah Jambi, pembiayaan sektor produktif tetap menunjukkan tren pertumbuhan positif.
Untuk mendukung kinerja tersebut, manajemen melakukan berbagai inovasi, antara lain menjalin kerja sama dengan pemerintahan desa dalam penyaluran kredit kepada perangkat desa yang memiliki usaha produktif di sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, dan perikanan. Selain itu, perusahaan juga memperluas kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berprestasi, koperasi petani, serta kelompok usaha masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
“Inovasi produk dan kemitraan menjadi kunci agar BPR tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat,” kata Asril.
Dari sisi pelayanan, BPR Tanggo Rajo terus meningkatkan kualitas layanan melalui pembaruan sistem teknologi informasi serta persiapan pengembangan layanan digital, termasuk mobile banking. Meski demikian, pendekatan persuasif dan kedekatan emosional dengan nasabah tetap dipertahankan sebagai keunggulan utama BPR.
Di bidang sumber daya manusia, perusahaan secara konsisten mengikutsertakan direksi, komisaris, dan karyawan dalam program sertifikasi kompetensi, pelatihan, serta peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh lembaga perbankan dan OJK. Sementara dari sisi tata kelola, BPR Tanggo Rajo mencatat skor Good Corporate Governance (GCG) dengan nilai 2, yang menunjukkan penerapan tata kelola perusahaan telah berjalan baik.
Kontribusi kepada pemerintah daerah juga terus diperkuat. Pada tahun buku 2025, BPR Tanggo Rajo menyerahkan dividen sebesar Rp1,34 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Perusahaan juga aktif menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk kegiatan sosial, bantuan bencana, rumah ibadah, serta panti asuhan.
Selain itu, secara kualitatif BPR Tanggo Rajo turut berperan dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, termasuk di wilayah terpencil dan lingkungan pendidikan. Sejak 2016 hingga 2025, perusahaan juga secara konsisten menerima penghargaan kinerja dari Majalah Infobank, yang turut mengharumkan nama daerah dan pemerintah daerah selaku pemegang saham pengendali.
Asril menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut tidak terlepas dari soliditas seluruh jajaran perusahaan. “Direktur utama tidak akan mampu menjalankan tanggung jawab tanpa dukungan dewan komisaris, pejabat eksekutif, dan seluruh karyawan. Sinergi dan kekompakan menjadi kunci keberlanjutan kinerja BPR Tanggo Rajo,” ujarnya.
Ke depan, manajemen mendorong lahirnya inovasi baru, termasuk pengembangan produk kredit daerah, penguatan kerja sama dengan lembaga ekonomi kerakyatan, serta rencana konversi menuju BPR berbasis syariah sebagai bagian dari strategi memperluas layanan dan memperkokoh peran BUMD dalam pembangunan daerah berkelanjutan.
