Jakarta, TopBusiness – PT BPR Bank Kulon Progo (Perseroda) turut ambil bagian dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness melalui sambungan zoom meeting, Jumat, 30 Januari 2026. Dalam forum bergengsi tersebut, manajemen memaparkan komitmen dan inovasi perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Direktur Utama PT BPR Bank Kulon Progo (Perseroda), Joko Purnomo, hadir sebagai pemateri dengan mengusung tema “Inovasi PT BPR Bank Kulon Progo (Perseroda) dalam Pembangunan Berkelanjutan”, selaras dengan tema besar TOP BUMD Awards 2026 yakni “Inovasi BUMD dalam Pembangunan Berkelanjutan”.
Dalam paparannya, Joko Purnomo menjelaskan bahwa PT BPR Bank Kulon Progo merupakan Badan Usaha Milik Daerah milik Pemerintah Kabupaten Kulon Progo yang menjalankan fungsi intermediasi perbankan sekaligus menjadi instrumen pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
“Visi kami adalah menjadi BPR unggulan dan pilihan masyarakat, dengan menjalankan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada laba, tetapi juga layanan publik,” ujar Joko Purnomo.
Ia menegaskan, orientasi usaha perseroan dijalankan secara seimbang, yakni 50 persen laba dan 50 persen layanan publik, sehingga keberadaan bank daerah benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Kinerja Positif Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, PT BPR Bank Kulon Progo mencatatkan kinerja yang solid. Laba perusahaan berhasil mencapai 106,13 persen dari target, sementara aset mencapai 93 persen, Dana Pihak Ketiga 91,38 persen, dan penyaluran kredit 90,34 persen.
Dari sisi kesehatan bank, kinerja dinilai sangat kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 23,67 persen, jauh di atas ketentuan umum. Likuiditas tetap terjaga dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) 75,19 persen, serta Return on Asset (ROA) 1,10 persen yang positif dan stabil.
Inovasi Digital dan UMKM
Dalam mendukung transformasi layanan, PT BPR Bank Kulon Progo menghadirkan sejumlah inovasi digital, antara lain aplikasi digital nasabah, virtual account, notifikasi transaksi berbasis WhatsApp, serta pembaruan core banking system.
Di sektor UMKM, bank daerah ini meluncurkan layanan KuFast (QRIS UMKM) untuk mempercepat transaksi dan mendorong digitalisasi ekonomi lokal.
Selain itu, berbagai program kredit inklusif juga dijalankan, seperti Kredit Super Kerisku, Kredit Merapi berbunga rendah, kredit infrastruktur desa, hingga Kredit Artha Tirta Binangun Masyarakat (KRAMas) untuk mendukung akses air bersih. Program kredit sektor pangan dan pembiayaan pendukung program gizi masyarakat juga menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi dasar.
“Kredit tidak hanya mendorong pertumbuhan laba, tetapi membuka akses ekonomi masyarakat,” tegas Joko.
Komitmen ESG dan Tata Kelola
Dalam aspek keberlanjutan, PT BPR Bank Kulon Progo menjalankan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan melalui penyaluran kredit produktif, edukasi keuangan bagi UMKM, serta literasi keuangan bagi pelajar dan masyarakat.
Program lingkungan juga dijalankan melalui penanaman pohon pesisir, reboisasi sumber air, penghijauan, hingga rencana digitalisasi dokumen guna mengurangi penggunaan kertas.
Dari sisi tata kelola, perusahaan menerapkan budaya kerja SUPER (Sinergi, Unggul, Profesional, Efektif, Respek) serta sistem manajemen SDM yang transparan. Komitmen ini telah mengantarkan perusahaan meraih TOP Human Capital Awards 2024 dan 2025 dengan predikat bintang tiga.
Kontribusi Nyata bagi Daerah
Sebagai BUMD, PT BPR Bank Kulon Progo juga berperan aktif sebagai penyalur subsidi bunga UMKM, pengelola rekening desa, penyalur gaji ASN dan PPPK, serta pendukung layanan keuangan Pemda. Perusahaan secara konsisten memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjadi salah satu kontributor pajak terbesar di wilayah Kulon Progo.
Melalui berbagai inovasi dan program tersebut, PT BPR Bank Kulon Progo menegaskan komitmennya menjadi model BUMD perbankan yang profesional, berdampak, dan berkelanjutan. “Melayani dengan profesionalisme, bertumbuh dengan keberlanjutan,” tutup Joko Purnomo.
